Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Jokowi
Presiden Jokowi Bersyukur Ijab Kabul Pernikahan Kahiyang-Bobby Berjalan Lancar
2017-11-08 13:27:51

Presiden Jokowi saat ijab kabul pernikahan putrinya di Graha Saba Buana, Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (8/11) pagi.(Foto: Twitter Presiden Jokowi).
SOLO, Berita HUKUM - Putri Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kahiyang Ayu, resmi menjadi istri Muhammad Bobby Nasution, setelah ijak kabul pernikahan keduanya yang dilaksanakan di Graha Saba Buana, Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (8/11) pagi, berjalan lancar.

"Saya nikahkan dan saya jodohkan anak kandung perempuan saya Kahiyang Ayu dengan engkau Muhammad Bobby Afif Nasution bin Insinyur Haji Erwin Nasution almarhum dengan mas kawin seperangkat alat salat dan emas seberat 80 gram dibayar tunai," ucap Presiden Jokowi saat menyampaikan ijab kabul pernikahan putrinya.

Ucapan ijab kabul tersebut langsung dijawab Muhammad Bobby Nasution, "Saya terima nikah dan jodohnya Kahiyang Ayu binti Joko Widodo dengan mas kawin seperangkat alat salat dan emas 80 gram dibayar tunai."

Selanjutnya penghulu menanyakan kepada saksi pernikahan yaitu Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menko Perekonomian Darmin Nasution apakah ijab kabul itu sah? Yang langsung dijawab oleh Wakil Presiden dan Menko Perekonomian dengan ucapan serempak, "sah".

Melalui akun twitternya, Presiden Jokowi menyampaikan rasa syukurnya atas pelaksanaan ijab kabul pernikahan putrinya yang berjalan lancar.

"Alhamdulillah, ijab kabul pernikahan Kahiyang dan Bobby Nasution berjalan dengan lancar. Mohon doa, agar mereka selalu dipenuhi dengan cinta dan kasih sayang, membangun keluarga yang baru," tulis Presiden Jokowi, beberapa saat lalu.

Dalam acara tersebut yang bertindak selaku pelantun ayat suci Alquran yaitu Agus Maarif, khotbah nikah disampaikan oleh Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj, dan doa pernikahan disampaikan oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nasir.

Prosesi pernikahan Kahiyang Ayu dengan Muhammad Bobby Nasution itu dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pejabat negara, diantaranya Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri yang hadir bersama Menko PMK Puan Maharani, Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono yang hadir bersama istrinya Ani Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono, dan Edhi Baskoro; Hj. Shinta Nuriyah Wahid (istri Presiden ke-3 Republik Indonesia KH. Abdurrahman Wahid), Try Sutrisno, Ketua DPR Setya Novanto, para pimpinan lembaga negara, dan para menteri Kabinet Kerja.(*/ES/setkab/bh/sya)

Share : Facebook |

 
Berita Terkait Jokowi
Idrus Marham Jadi Mensos, Moeldoko Jadi KSP, Agum Gumelar Wantimpres, dan Yuyu Sutisna Jadi KSAU
'Inpres Anti-Gaduh' Dituding sebagai Persiapan Jokowi Jelang Tahun Politik 2019
Presiden Jokowi Bersyukur Ijab Kabul Pernikahan Kahiyang-Bobby Berjalan Lancar
Tak Mampu Atasi Pengangguran, Aktivis: Demi Bangsa Jokowi Jangan Ambisi 2019
Acara Pernikahan Kahiyang, Jokowi Terlihat Hedonis dan Inkonsisten
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Pemerintah Diminta Prioritaskan Pengangkatan Tenaga Honorer Jadi PNS
Komisi IV Minta Kementerian KLH Buat Skala Prioritas Perubahan Peruntukan DPCLS
Impor Garam Tanpa Rekomendasi KKP Melanggar Undang-Undang
Negara Harus Tegas Tolak Perilaku LGBT
Jual Nama Jaksa, Staf Kejaksaan Dituding Nipu Orang Tua Terdakwa Rp100 Juta
Soliditas TNI-Polri Harus Tetap Dipertahankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Ketua DPR Tegaskan Tidak Ada Fraksi DPR Setujui LGBT
Musim Pilkada di Daerah, BUMD Terancam Jadi 'ATM'
Satu Lagi Janji Ditunaikan: Ini Syarat untuk Miliki Rumah DP Nol Rupiah
Tambang Minyak, Mineral dan Batubara Jangan Dijadikan Komoditas Politik
Tidak Boleh Ada Penjualan Pulau Kepada Asing
Pasca Kebakaran, Sekitar 100 Koleksi Museum Bahari Hangus Terbakar
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]