Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Jokowi
Pernyataan Ketua Fraksi PD Nurhayati Terkait Jokowi Mendapat Rekor
Sunday 20 Oct 2013 07:23:45

Ketua Fraksi DPR RI dari Partai Demokrat, Nurhayati Ali Assegaf.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM – Pernyataan Ketua Fraksi DPR RI dari Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf, di media masa tentang apa yang telah dilakukan duet Joko Widodo-Basuki T Purnama dalam memimpin Jakarta selama setahun ini belum berhasil, dimana ada 1.000 unit rumah hangus terbakar dan kemacetan, mendapat tanggapan dan hujatan dengan ribuan komentar pada pemberitaan tersebut.

Dimana, Nurhayati dalam pemberitaannya membandingkan keberhasilan Jokowi dengan periode Fauzi Bowo, mantan Gubernur DKI Jakarta lalu yang kalah pada Pilgub setelah diusung Partai Demokrat pada Pilgub DKI 2012. Pada masa pemerintahan Fauzi Bowo, jumlah rumah terbakar menurutnya tidak pernah hingga sampai 1.000 rumah.

Nurhayati mengatakan di detik.com dengan judul Nurhayati "Setahun Jokowi 1.000 Rumah Terbakar, Foke Belum Pernah". Bahwa,” apa yang dilakukan Jokowi biarlah rakyat yang menilai, tetapi media dan semua harus obyektif, bagaimana Jokowi memimpin dan apa yang terjadi sekarang. Yang pokok itu kemacetan, kebakaran, dan 1.000 rumah terbakar. Belum pernah loh 1000 rumah terbakar," ujar Nurhayati, saat di lapangan futsal Samba, Jl. Tentara Pelajar, Jakarta Selatan, Sabtu (19/10), sebagaimana dilansir pada detik.com, yang pemberitaannya juga mencapai 3.720 lebih komentar, 1.258 tweet dan 762 share facebook, yang hanya dalam beberapa jam saja.

Pemberiitaan tersebut juga langsung mendapat banyak tanggapan pula di media sosial twiter, dari pantauan pewarta, komentar pro dan kontra diantaranya seperti;

Haris Prahara @harisprahara, "selamat ibu Nurhayati Ali Assegaf atas prestasinya mendapatkan hampir 2000 komentar hujatan,".

Tommy Daniel Marolop @tompelito, "Itu kan terbakar, wahai ibu Nurhayati Ali Assegaf (Ketua Fraksi Partai Demokrat), bukan dibakar. (cont)".

Moh.Aditya Wardana. @Moh_Aditya_W, "Bu Hj. Nurhayati Ali Assegaf cocoknya jadi aktris sinetron religi kok..pemeran antagonis".

billy khaerudin ‏@billykompas, "Baca komentar beritanya Nurhayati ngomentarin Jokowi, lucu-lucu. Kok ya demokrat milih dia jd ketua fraksi yah. Ampun deh".

90.9LiiurFM @LIIURFM, "Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf meminta pengguna media sosial di Indonesia untuk bersikap.

Beny s Azadin ?@benysaputra, "Ada lbih dri 3100 cacian utk nurhayati assegaf ka fraksi PD gara kmntrnya ttg kebakaran, record baru. Smoga dy ga stroke baca bsok :D".

YULIANSYAH ‏@IYANMASLIE, "Bodohnya lebih dr komentar baju batik RT" Slmt ibu Nurhayati Ali Assegaf, skarang sdh mendapat hampir 4000 komentar "Nasihat".

Suara Rakyat ‏@TrioMacan2000,"Paling dari akun bayaran cukong jokowi @without_name98: can 1800 org, dan mayoritas mencela ibu ini...".

Seperti diketahui bahwa, politisi Demokrat baik Nurhayati dan Ruhut Sitompul dan Rahmadhan Pohan saling silih berganti, menyetil kebijakan dan program Jokowi, bahkan hingga permasalahan pribadi juga sempat dibawa oleh Ruhut, “Masih ada yang jagoin? hancur begitu. Itu. survei dulu, sekarang lihat jalan makin macet, banjir dimana-mana, sudah enggak pantas dia jadi Presiden. Gimana jadi Wali Kota Solo saja gagal, tukang mebel mau jadi capres,” kata Ruhut kala itu.(bhc/put/sya)


 
Berita Terkait Jokowi
 
PDIP persilakan Jokowi keliling Indonesia: Tunjukkan ijazah asli!
 
Usai Resmi Ditahan, Hasto Minta KPK Periksa Keluarga Jokowi
 
Jokowi Bereaksi Usai Connie Bakrie Sebut Nama Iriana,Terlibat Skandal Pejabat Negara?
 
PKS Minta Jokowi Lakukan Evaluasi, Tak Sekadar Minta Maaf
 
PKB Sebut Selain Minta Maaf, Jokowi Juga Harus Sampaikan Pertanggungjawaban
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]