Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Jokowi
Pemprov DKI Minta Maaf Karena Mengatakan Bila Mengundang Jokowi Harus Bayar
Thursday 07 Nov 2013 01:59:00

Ilustrasi, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) di Balaikota Jakarta Pusat (Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
JAKARTA, Berita HUKUM - Benjamin Mangkoedilaga Mantan Hakim Agung mengatakan, telah menerima perwakilan dari Pemerintah Daerah DKI Jakarta yang datang untuk meminta maaf. Permintaan maaf tersebut disampaikan karena ada pegawai kesekretariatan tata usaha Balai Kota Jakarta yang meminta uang kepada pihak yang akan mengundang Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Rabu (6/11).

"Pihak Pemda telah minta maaf siang ini," kata Benjamin saat dihubungi, dikutip dari Tempo.co.

Benjamin menjelaskan, Rumah Sakit Jakarta telah mengirim surat untuk mengundang Gubernur Joko 'Jokowi' Widodo dalam acara Hari Ulang Tahun Rumah Sakit Jakarta Ke-60 pada 30 November mendatang. Setelah beberapa hari, Rumah Sakit Jakarta mengutus kurir untuk menanyakan kelanjutan surat tersebut.

Benjamin, selaku Pembina Yayasan Rumah Sakit Jakarta, menerima laporan dari pegawai rumah sakit, Apip Ridwan, bahwa kurir yang diutus justru dimintai uang jika mau surat tersebut disampaikan. "Boro-boro disampaikan, Pak, kita dimintai dana," kata Benyamin menirukan laporan Apip.

Ditanya kemungkinan pihaknya melaporkan hal tersebut ke Kepolisian, Benjamin mengatakan, ia tak ingin meneruskan hal tersebut. Dia hanya ingin memberi tahu sekretariat Gubernur DKI Jakarta bahwa, ada pegawainya yang berbuat demikian. "Tidak perlu, saya hanya ingin sekretariat tahu," ujarnya.

Sebelumnya, beredar pesan singkat berantai di kalangan masyarakat Jakarta. Isinya menyebut adanya pungutan oleh pegawai yang belakangan diketahui bernama Dimas, mengatasnamakan staf sekretariat Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Pesan yang dikirim oleh Benjamin Mangkoedilaga ini mengungkapkan adanya permintaan uang sebagai syarat mengundang Gubernur DKI.(yhn/tmp/bhc/bar)


 
Berita Terkait Jokowi
 
PDIP persilakan Jokowi keliling Indonesia: Tunjukkan ijazah asli!
 
Usai Resmi Ditahan, Hasto Minta KPK Periksa Keluarga Jokowi
 
Jokowi Bereaksi Usai Connie Bakrie Sebut Nama Iriana,Terlibat Skandal Pejabat Negara?
 
Eggi Sudjana Laporkan Jokowi soal Dugaan Ijazah Palsu,Tantang UGM Buka Suara
 
PKS Minta Jokowi Lakukan Evaluasi, Tak Sekadar Minta Maaf
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]