Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Papua
Pembangunan Bandara di Papua Tingkatkan Perekonomian Masyarakat
2016-10-19 07:05:03

Presiden RI Ir. H. Joko Widodo dan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada acara peresmian Bandar Udara Nop Goliat Dekai, di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua, Selasa (18/10).(Foto: Istimewa)
PAPUA, Berita HUKUM - Pembangunan Bandar Udara Nop Goliat Dekai di Provinsi Papua berfungsi sebagai penghubung antar pulau dan antar provinsi yang ada di Indonesia,dan menjadi solusi dalam rangka meningkatkan kesejahteraan serta perekonomian masyarakat. Demikian dikatakan Presiden RI Ir. H. Joko Widodo pada acara peresmian Bandar Udara Nop Goliat Dekai, di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua, Selasa (18/10).

Presiden Jokowi yang didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo juga mengatakan bahwa, Bandara Nop Goliat Dekai berperan sebagai pusat distribusi logistik untuk wilayah pengunungan tengah Provinsi Papua dan merupakan salah satu dari tujuh bandara perintis yang menghubungkan 517 Desa di Kabupaten Yahukimo.

Lebih lanjut Presiden Jokowi menjelaskan bahwa, pembangunan Bandara Nop Goliat Dekia merupakan perwujudan komitmen pemerintah dalam agenda Nawa Cita, yaitu dengan membangun Indonesia dari pinggiran, dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan, serta dengan pembangunan infrastruktur sebagai program prioritas yang harus dilaksanakan secara konsisten.

"Kabupaten yang berada dipinggir-pinggir memang ingin akan kita kembangkan,dalam rangka konektivitas mempersatukan bangsa kita. Inilah manfaat sebuah hubungan, manfaat sebuah konektivitas, bukan masalah megah-megahan infrastruktur tetapi kita harapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat Yahukimo," ujar Jokowi.

Pada kesempatan sebelumnya, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwasanya keberadaan Bandara Nop Goliat Dekai akan mampu meningkatkan kelancaran distribusi barang dan memberikan kestabilan harga serta untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bandara Nop Goliat Dekai mulai dibangun sejak 2004 sampai tahun 2010 dengan menggunakan dana APBD dan APBN. Bandara Nop Goliat dibangun di atas lahan seluas 230 Ha, memiliki panjang landas pacu/runway 1.950 m x 30 m, yang dilengkapi dengan 2exit taxiway dengan ukuran 75 m x 23 m dan luas apron 320 m x 60 m.

Bandara Nop Goliat dilengkapi dengan gedung terminal seluas 1.906 m2 yang berkapasitas 300 penumpang, bandara ini telah didarati oleh pesawat jenis ATR 72 dan akan terus dikembangkan sehingga mampu didarati pesawat berbadan lebar jenis Boeing 737. Hingga saat ini, jumlah penerbangan dari dan ke Bandar Udara Nop Goliat setiap harinya mencapai 15 pergerakan.

Dalam kesempatan berikutnya Panglima TNI mendampingi Presiden RI meresmikan program "Satu Harga BBM di Papua", kemudian dilanjutkan dengan peninjauan pesawat angkut BBM Air Tractor AT-802, dan lokasi pemberian tambahan makanan gizi bagi ibu hamil dan balita.(TNI/bh/sya)

Share : Facebook |

 
Berita Terkait Papua
Dana Otsus Besar, Wabah Gizi Buruk di Asmat Seharusnya Tidak Terjadi
2.027 Warga Asmat Mendapat Pelayanan Kesehatan Satgas TNI
Panglima TNI Berikan Penghargaan atas Keberhasilan Prajurit Bebaskan Sandera di Papua
Tindak Tegas Kelompok Bersenjata Penyandera 1300 Warga Sipil Papua
Panglima TNI: Tidak Boleh Ada Separatis Bersenjata
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
TNI Gadungan Ditangkap karena Tipu Gadis Jutaan Rupiah
Mukernas di Mataram, Forum Jurnalis Muslim Soroti UU MD3 dan RKUHP
Forum Jurnalis Muslim Bakal Latih Relawan MRI se-Indonesia
Pemprov DKI Jakarta Dilaporkan ke Polda Metro atas Penutupan Jalan Jatibaru Tanah Abang
Pencarian dan Evakuasi Korban Longsor Brebes Terus Dilakukan Tim SAR Gabungan
BNPB Anugerahi Penghargaan BPBD Terbaik
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Mukernas di Mataram, Forum Jurnalis Muslim Soroti UU MD3 dan RKUHP
Yusril Ihza Mahendra: PBB Siap Hadapi Sidang Bawaslu, Jumat 23 Feb 2018
Fahri Hamzah: Masyarakat Tak Perlu Takut Kritik DPR
DPR Minta Freeport Penuhi Kewajiban Divestasi dan Patuhi Kesepakatan
Pemerintah Hentikan Sementara Seluruh Pekerjaan Konstruksi Layang
Tommy Soeharto Kritik Pemerintahan Jokowi Soal Utang Membengkak
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]