Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Terorisme
Korban 3 Peristiwa Terorisme Mendapat Kompensasi Rp1,6 Miliar
2018-09-06 13:11:09

Menko Polhukam Wiranto dan Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai saat menyerahkan secara simbolis kompensasi kepada korban peristiwa Bom.(Foto: BH /mos)
JAKARTA, Berita HUKUM - Sebagai penerapan dari Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 tentang Perlindungan Saksi dan Korban, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyerahkan ganti rugi dari negara sejumlah Rp1,6 Miliar kepada para korban dari tiga peristiwa terorisme.

Para korban terorisme yang menerima kompensasi dalam kesempatan ini ialah yang berasal dari peristiwa bom Thamrin, bom Kampung Melayu, serta serangan teroris di Mapolda Sumatera Utara.

"Sesuai dengan UU Nomor 31 Tahun 2014 serta upaya korban mendapatkan ganti rugi dikabulkan oleh hakim dan kemudian kompensasi tersebut dibayarkan oleh negara melalui LPSK. Ini keseriusan negara dalam melayani warga negara khususnya para korban terorisme. Secercah harapan dalam memulihkan para korban," kata Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai dalam sambutannya di Kantor LPSK, Jalan Raya Bogor Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (6/9).

Sementara, salah satu korban yang mendapat kompensasi Ipda Denny Mahieu, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah dan instansi terkait atas kompensasi yang diberikan.

"Kita sangat berterimakasih. Kami diperhatikan mulai dari kondisi kritis, sampai perawatan di rumah sakit dan rawat jalan," ujar Denny saat memberikan sambutannya mewakili para korban terorisme yang mendapatkan kompensasi.

Selain itu, dalam acara ini juga diresmikan gedung baru LPSK. Peresmian ini langsung dilakukan oleh Menkopolhukam Wiranto yang mewakili Presiden RI Joko Widodo yang berhalangan hadir. "Atas nama Presiden Indonesia, saya Menko Polhukam mengucapkan meresmikan gedung baru LPSK," kata Wiranto.

Diketahui, dana kompensasi senilai Rp 1,6 miliar tersebut diberikan kepada 17 orang korban terorisme dengan rincian, Rp 814 juta kepada 13 orang korban bom Thamrin, Rp 202 juta kepada 3 orang korban bom Kampung Melayu dan Rp 616 juta untuk 1 orang korban serangan teroris di Mapolda Sumatera Utara.(bh/mos)

Share : |

 
Berita Terkait Terorisme
Tak Miliki Kedudukan Hukum, Uji UU Terorisme Tidak Dapat Diterima
Korban 3 Peristiwa Terorisme Mendapat Kompensasi Rp1,6 Miliar
Pernyataan Pledoi Terdakwa Kasus Terorisme Aman Abdurrahman di Persidangan Jadi Viral
Pembentukan Koopsusgab Dipertanyakan
Ketua Pansus: Silakan Keluarkan Perppu, Biar Rakyat Tahu Pemerintah Makin Diktator
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Dosen UI: Jika Sebar Hoaks, Tokoh Agama Paling Berdosa
Mulai Besok Jalur 10 Stasiun Kereta Manggarai Bakal Ditutup Selama 45 Hari
HMPI: Hoaks Buat Netizen Lebih Hebat dari Quraish Shihab
Guntur Romli: Hoaks Sebabkan Kualitas Demokrasi Turun
Abdul Basyid Has: Pemkot Batam Harus Tunjukan Komitmen Berantas Korupsi, Bukan Sebaliknya.
Sumdaling PMJ Menangkap 6 Tersangka 'dokter' Penyunting Gas Oplosan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Netralitas TNI dan Polri pada Pemilu Tentukan Kualitas Demokrasi
Inilah Deretan Penghargaan Diraih Pemrov DKI Jakarta Dibawah Kepemimpinan Anies Baswedan
Ditlantas Polda Metro Jaya Gelar Acara Millennial Road Safety Festival 2019
LIPI: Ada 3 Provinsi di Indonesia Rawan Hoaks
Polri Siap Meluncurkan Gebrakan Milenial Road Safety Festival Guna Menekan Angka Kecelakaan
Kaku dan Kurang Menarik, Format Debat Pilpres Berikutnya Harus Dievaluasi
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]