Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

    
 
Kapolri
Kapolri Memberikan Penghargaan Bintang kepada 4 Kepala Kepolisian ASEAN
2018-02-14 12:39:29

Tampak acara penghargaan Bintang Bhayangkara Utama kepada empat Kepala Kepolisian ASEAN di Gedung PTIK Jakarta, Rabu (14/2).(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kapolri Jenderal Tito Karnavian memberikan penghargaan Bintang Bhayangkara Utama kepada empat Kepala Kepolisian ASEAN dari Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Filipina di Gedung PTIK Jakarta, Rabu (14/2).

Penghargaan ini diberikan atas kinerja bersama kepolisian Indonesia dan keempat kepala kepolisian ASEAN dalam rangka menangani berbagai masalah kamtibmas, hingga penyelesaian penanganan kejahatan internasional

Kabag Penum Humas Polri, Kombes Martinus Sitompul mengatakan pemberian penghargaan ini karena mereka berjasa meningkatkan kinerja Polri.

"Kita tau kalau kejahatan bukan hanya nasional saja, tapi internasional. Kami berikan karena mereka berkontribusi terhadap kinerja Polri," kata Martinus di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Rabu (14/2/2018).

Anggota Kepolisian yang mendapat penghargaan antara lain Commissioner of Singapore Police Force, Comissioner Hong Wee Teck; Chief of Royal Malaysia Police, Inspector General of Police Tan Sri Dato Sri Mohammad Fuji; Commissioner of Royal Brunei Police Force, Dato Paduka Seri Haji Mohd Jammy Bin Haji Muhd Syah Al Islam; Chief of Philippine National Police, Police Director General Ronald M. Dela Rosa.

Martinus menambahkan, Polri juga terus menggalang kerja sama dengan kepolisian Hong Kong, Malaysia, dan Singapura yang semuanya telah fokus menuntaskan persoalan kambitmas secara regional sampai internasional.

Begitu juga hubungan Polri dengan Kepolisian Malaysia yang cukup erat. Polri dan Polisi Diraja Malaysia beberapa kali bekerja sama mengungkap kasus tidak hanya narkotika, tetapi kasus lainnya, seperti penculikan warga negara Malaysia di Batam.

Polri terus meningkatkan pengungkapan kejahatan narkotika mulai dari penemuan barang bukti sekecil apapun hingga membongkar bandar besarnya.

Mengingat peredaran narkoba di Indonesia sudah meluas sampai ke pelosok, hingga diperlukan keseriusan dan kecepatan aparat untuk menuntaskan termasuk kepedulian masyarakat.

Khusus penanganan narkoba di wilayah Polda Metro selain mengembangkan dari hasil pengungkapan kasus di lapangan, juga bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) provinsi setempat dan instansi terkait melaksanakan patroli rutin dengan menggelar razia secara acak.(bh/as)

Share : Facebook |

 
Berita Terkait Kapolri
Kapolri Memberikan Penghargaan Bintang kepada 4 Kepala Kepolisian ASEAN
Kapolri Pimpin Sertijab Kalemdiklat, Aslog, Sahlijemen dan Kapolda Babel
Kapolri Melantik Irjen Pol Idham Azis sebagai Kapolda Metro Jaya
Kapolri Mengaku Kepolisian Awalnya Tidak Ingin Telegram Diblokir, Kami Diberi Akses
Kapolri Menggelar Rakor Kesiapan 'Operasi Ramadaniya 2017'
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Mediasi PBB dengan KPU Gagal, PBB Lakukan Perlawanan sebagai Bentuk Kezaliman
Panglima TNI: Soliditas TNI dan Polri Demi NKRI
Pengamat: UU MD3 Larangan Kritik, Negara Berpotensi 'Hancur Lebur'
TNI Gadungan Ditangkap karena Tipu Gadis Jutaan Rupiah
Mukernas di Mataram, Forum Jurnalis Muslim Soroti UU MD3 dan RKUHP
Forum Jurnalis Muslim Bakal Latih Relawan MRI se-Indonesia
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Mukernas di Mataram, Forum Jurnalis Muslim Soroti UU MD3 dan RKUHP
Yusril Ihza Mahendra: PBB Siap Hadapi Sidang Bawaslu, Jumat 23 Feb 2018
Fahri Hamzah: Masyarakat Tak Perlu Takut Kritik DPR
DPR Minta Freeport Penuhi Kewajiban Divestasi dan Patuhi Kesepakatan
Pemerintah Hentikan Sementara Seluruh Pekerjaan Konstruksi Layang
Tommy Soeharto Kritik Pemerintahan Jokowi Soal Utang Membengkak
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]