Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Papua
Kapolres, Dandim Jakpus Gelar Silaturahmi Kamtibnas dengan Warga Papua di Jakarta
2019-08-22 23:21:26

Tampak suasana saat acara silahturahmi di hotel Oasis Amir, Jakarta pada, Rabu (21/8).(Foto: BH /mnd)
JAKARTA, Berita HUKUM - Terkait rusuh yang kini terjadi di tanah Papua, Kamtibmas Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol.Harry Kurniawan dan Dandim Jakarta Pusat Letkol Inf.Wahyu Yudhayana dengan Warga Papua yang berada di Jakarta Pusat (Jakpus) gelar acara silaturahmi Kamtibmas sekaligus diharapkan dapat meredam kondisi kisruh di Papua.

Silahturhmi Kamtibnas ini salah satunya membahas terkait kejadian rusuh di Papua, dalam hal ini Kapolres Jakpus, Harry Kurniawan, mengingaktkan dengan mengatakan bahwa ciri khas masyarakat Indonesia adalah keramah tamahan dan saling memaafkan.

"Daerah Timika waktu itu terjadi konflik ternyata masyarakat yang ada didaerah konflik, baik Ambon, Aceh atau Papua tidak mau ada konflik dan bertanya bagaimana konflik ini cepat berakhir, karena mereka khawatir dengan keluarganya," ungkap Kapolres Harry Kurniawan mengatakan dalam kata sambutannya saat gelar acara silahturahmi di hotel Oasis Amir, Jakarta pada, Rabu (21/8).

Lanjutnya lagi, terkait hal tersebut karenanya sebenarnya lebih banyak warga Papua yang menginginkan menjadi rakyat Indonesia seutuhnya. "Mari berdoa mudah-mudahan apa yang terjadi di Papua cepat selesai dan kembali bersatu dan damai kembali," ujar Harry Kurniawan.

Kapolres Harry Kurniawan menjelaskan lagi, apabila ada intimidasi khususnya di Jakarta Pusat laporkan segera kepada TNI dan Polri. "Dan kami akan selalu siap hadir untuk menjaga rasa aman semua warga negara Indonesia," pungkasnya.

Senada hal tersebut, Dandim Letkol Inf.Wahyu Yudhayana mengatakan dalam kata sambutan, bahwa Papua itu Indah tempat dan warganya, apalagi dengan Pemerintahan yang sekarang, yang mana pembangunan di Papua menjadi lebih maju dan lebih Indah lagi.

"Warga Papua cinta damai, kita mempunyai hak dan kewajiban yang sama, Warga Papua bebas beraktifitas di Jakarta Pusat, karena ini rumah kita bersama," ujarnya.

Sementara itu, Feri Fernando Yensenem selaku Ketua Nelayan se-Papua menjelaskan bahwa Ia merasa kecewa dengan semua konflik yang terjadi di Papua "Kami sesali pelaku-pelaku yang ingin memecah belah NKRI ini, karena kami ingin Papua aman dan damai," jelasnya.

Feri pun berharap, "agar silaturahmi jangan hari ini saja tapi agar terus berkelanjutan, jangan ada dusta diantara kita".

Sementara, Jhon Maury salah seorang putra asli dari Papua ini pun menyambut serta memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara silahturahmi Kamtibnas ini. "Terimakasih atas Inisiatif diadakanya pertemuan ini oleh bapak Kapolres Jakarta Pusat dan bapak Dandim Jakarta Pusat, kami adalah masyarakat asli Indonesia dan kita penduduk asli NKRI, kalau ada yang kurang paham dengan Pancasila tanya pada kami," kata Jhon.

Berdasarkan pantauan pewarta di lokasi acara, tampak hadir diantaranya Kapolres Jakpus Kombes Pol. Harry Kurniawan, Dandim Jakpus, Letkol TNI .Wahyu Yudhayana, Kapolsek Senen Kompol Ewo Samono, Danramil Senen Mayor Inf.Todi Imansyah, Camat Senen, Roni Jarpiko Mewakili Walikota Jakpus, Ketua Perintis PKRI Provinsi Papua dan Papua Barat, serta Kepala Suku Adat, Tokoh Intelektual Stevanus Wetipo, Feri Fernando Yensenem Ketua Nelayan Se Papua dan Jhon Maury, serta Bhabinkamtibmas kel.Kenari Aiptu Wardi Jien, dan Aiptu Adrian yang membantu menkoordinasi serta mengundang beberapa warga Papua turut hadir di acara silahturahmi Kamtibnas ini.(bh/mnd)


 
Berita Terkait Papua
 
TNI-Polri Mulai Kerahkan Pasukan, OPM: Paniai Kini Jadi Zona Perang
 
Pemilik dan Masyarakat Papua Geruduk Kementerian LHK, Desak Menteri Usut Indikasi Mafia Tanah dan Hutan Adat di Jayapura Selatan
 
Kejati Pabar Penjarakan SA Mantan Pimpinan PT Bank Pembangunan Daerah Papua
 
Willem Wandik Sampaikan Sakit Hati Masyarakat Papua atas Pernyataan Menko Polhukam
 
Pelinus Balinal Sebut Keamanan, Perdamaian dan Persatuan sebagai Prioritas di Kabupaten Puncak
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]