Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
KPK
KPK Raih Penghargaan Lembaga Terpopuler di Media
2019-04-01 05:52:14

BANDUNG, Berita HUKUM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali meraih penghargaan Terpopuler di Media kategori lembaga negara tahun 2019. Penghargaan ini diberikan lewat ajang Public Relations Indonesia Award (PRIA) 2019 yang diselenggarakan di Bandung, Kamis (28/3).

Public Relations Indonesia Award merupakan ajang tahunan yang digelar oleh majalah PR Indonesia untuk memberikan apresiasi kepada lembaga, korporasi, kementerian dan pemerintah daerah yang memiliki inovasi kehumasan terbaik.

Pemberitaan mengenai kelembagaan KPK dinilai dari monitoring pemberitaan di 20 koran nasional, 40 koran daerah dan 110 majalah mainstream di Indonesia yang dihimpun sepanjang 1 Januari-31 Desember 2018.

Tahun sebelumnya, KPK meraih penghargaan yang sama dan beberapa penghargaan kehumasan lainnya. CEO sekaligus Founder Majalah PR Indonesia, Asmono Wikan menjelaskan, posisi Humas saat ini adalah menjalankan fungsi strategis. "Ada tanggung jawab besar yang diampu insan kehumasan untuk mengelola kemampuannya dalam membangun kebesaran martabat bangsa," katanya.

PRIA adalah kompetisi puncak apresiasi bagi hasil karya dan kinerja humas yang rutin diadakan oleh PR INDONESIA, salah satu lembaga yang aktif bergerak untuk isu-isu kehumasan di Indonesia, sejak 2016.

Tahun ini, PRIA membagi apresiasi ke dalam 19 kategori yang penilaiannya dilakukan dengan cara nonpresentasi dan presentasi. Penilaian nonpresentasi terdiri dari Kategori Media Cetak, E-Magazine, Website, Media Sosial, Aplikasi, Video Profil, Prakrisis, Krisis, Manual Tata Kelola Kehumasan, Annual Report, Sustainability Report, Brand Visual Identity.

Sementara penilaian presentasi antara lain Sustainability Business, Community Based Development, Corporate PR, Marketing PR, Government PR, Departement PR, Digital PR. Jumlah entri PRIA 2019 mencapai 476 entri, meningkat dibanding tahun lalu, 363 entri.(kpk/bh/sya)

Share : |

 
Berita Terkait KPK
Tiga Calon Sekjen KPK Akan Jalani Wawancara
97 Penipuan Berkedok KPK, Masyarakat Diminta Waspada
Gerakan Mahasiswa - Pemuda untuk Keadilan Desak Pimpinan KPK agar Copot Novel Baswedan
Bambang Widjojanto Anggap 5 Poin Petisi Pegawai KPK Itu Mengerikan
KPK Raih Penghargaan Lembaga Terpopuler di Media
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Gerindra: Demi Indonesia, Prabowo Rela Dikecam karena Bertemu Jokowi
Forum Kerjasama Agribisnis Indonesia-Singapura Tingkatkan Ekspor Hortikuktura
Arsip Statis Presiden Soeharto Diserahkan Mbak Tutut ke ANRI
Drama MRT dan 'Undertable Transaction'
Pemerintah Didesak Lakukan Upaya Nyata Atasi Masalah Sampah Plastik
Pengelolaan Dana Desa Masih Bermasalah
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Arsip Statis Presiden Soeharto Diserahkan Mbak Tutut ke ANRI
Pertemuan Prabowo - Jokowi, Amien Rais: Jangan Pernah Sangka Prabowo Gadaikan Prinsip!
Kemnaker: Pentingnya Memaknai Perkembangan Revolusi Industri 4.0
PKS: Prabowo Bertemu Jokowi Bukan Berarti Bergabung
KPK Tetapkan Gubernur Kepri Tersangka Dugaan Suap Proyek Reklamasi Pulau
Kubu Prabowo Ajukan Permohonan Kedua Ke MA, Begini Ceritanya
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]