Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Jokowi
Jokowi Ragu-Ragu, Mainkan Politik Remang-Remang
Sunday 02 Feb 2014 17:59:18

PDIP Pro Jokowi Meminta Jokowi Harus Berani dan Tegas Maju sebagai Capres 2014 dalam Pers Conference di Citos Jakarta Selatan.(Foto: BH/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Pro Jokowi PDI-P Projo mempertanyakan sikap ketegasan Gubernur DKI Jakarta saat ini Joko Widodo, untuk menyatakan kesiapanya dengan tegas untuk maju sebagai Capres 2014 dari PDI- P besutan Megawati Soekarno Putri.

Hal ini ditegaskan Budi Arei Setiadi, " tidak cukup hanya dengan menuver-menuver politik yang dilakukan Jokowi selama ini, yang akan menghasilan spekulasi, serta menjadi politik remang-remang, PDIP- Pro Jokowi meminta ketegasan Jokowi untuk memberikan sinyal positif maju sebagai Capres 2014," ujar Budi Arie di Mall Cilandak Town Square (Citos) Jakarta Selatan kepada para wartawan, Minggu (2/2).

Menurutnya, PDIP-Projo sangat menghormati hak preogratif Ketum Megawati guna menetapkan Capres 2014 sebagaimana mandat dari Kongres III PDI Perjuangan 2010. Disisi lain kesiapan Jokowi menjadi sangat penting bagi masyarakat umum untuk segera mengorganisasi diri dalam bahu membahu bergotong royong mendukung Jokowi.

Ditambahkan Budi lebih lanjut, bahwa kesiapan Jokowi merupakan kehendak rakyat, dan Jokowi harus juga berani dan tegas, jangan pernah ragu-ragu, Indonesia tidak akan maju jika calon pemimpin 240 juta rakyat masih memilki sifat ragu-ragu atau peragu.

"Pernyataan kesiapan ini sangat penting dan dinantikan oleh masyarakat sebagai bentuk kesiapan mengabdi untuk memperjuangan Jokowi," ujarnya kembali.

Pekerjaan rumah yang tersisa adalah menyiapkan agenda-agenda rakyat yang harus segera dijalankan.

"Ambeg parama arta, atau memprioritaskan hal-hal yang mulia mutlak harus di kerjakan," pungkas Budi yang dalam pers conference ini didampingi rekanya Fahmi Alhabsyi (bhc/put)


 
Berita Terkait Jokowi
 
PDIP persilakan Jokowi keliling Indonesia: Tunjukkan ijazah asli!
 
Usai Resmi Ditahan, Hasto Minta KPK Periksa Keluarga Jokowi
 
Jokowi Bereaksi Usai Connie Bakrie Sebut Nama Iriana,Terlibat Skandal Pejabat Negara?
 
PKS Minta Jokowi Lakukan Evaluasi, Tak Sekadar Minta Maaf
 
PKB Sebut Selain Minta Maaf, Jokowi Juga Harus Sampaikan Pertanggungjawaban
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]