Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Jokowi
Jokowi - Ma'ruf Resmi Jabat Presiden dan Wapres 2019-2024
2019-10-21 07:06:36

Pasangan Presiden Joko Widodo dan Wapres K.H. Ma'ruf Amin resmi memimpin Republik Indonesia periode 2019-2024.(Foto: @setkab)
JAKARTA, Berita HUKUM - Pelantikan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden Indonesia terpilih untuk masa jabatan 2019-2024 digelar pada Sidang Paripurna MPR RI yang digelar di Ruang Rapat Paripurna I, Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019). Sidang Paripurna MPR RI dipimpin Ketua MPR RI Bambang Soesatyo dengan didampingi sembilan Wakil Ketua MPR RI. Ketua DPR RI Puan Maharani dan empat Wakil Ketua DPR RI turut hadir dalam pelantikan ini.

Acara pelantikan Presiden dan Wapres hasil Pemilu 2019 diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Bamsoet, sapaan akrab Ketua MPR RI itu memimpin mengheningkan cipta dan dilanjutkan dengan membuka Sidang Paripurna. Dalam sambutannya, Bamsoet turut membacakan keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terhadap hasil Pemilu yang digelar 17 April 2019 lalu.

Setelah itu dilakukan pengambilan sumpah dan janji Presiden dan Wakil Presiden terpilih yang diteruskan dengan penandatanganan Berita Acara Pelantikan. Pimpinan MPR RI menyerahkan berita acara pelantikan yang dilanjutkan dengan pertukaran tempat duduk Wakil Presiden dari Jusuf Kalla (Wapres masa jabatan 2014-2019) ke Ma'ruf. Pengambilan sumpah jabatan Presiden dan Wapres dilakukan di hadapan seluruh Anggota MPR RI.

"Demi Allah, saya bersumpah akan memenuhi kewajiban Presiden Republik Indonesia dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada nusa dan bangsa," kata Presiden Jokowi saat mengucapkan sumpahnya.

Setelah mengucapkan sumpah jabatan, Jokowi menyampaikan pidato kenegaraan untuk pertama kalinya sebagai pemimpin negara 5 tahun ke depan. Sebelum Ketua MPR RI menutup Sidang Paripurna pelantikan Presiden dan Wapres masa jabatan 2019-2024, dilakukan pembacaan do'a. Dan diakhiri dengan menyanyikan kembali lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Momentum pengucapan sumpah dan janji sebagai Presiden dan Wapres tersebut menandai secara resmi dimulainya masa jabatan kedua Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia dan masa jabatan pertama Ma'ruf Amin sebagai Wapres.

Selain kehadiran tokoh - tokoh nasional, acara pelantikan itu juga dihadiri oleh beberapa kepala negara, kepala pemerintahan dan utusan khusus negara sahabat. Seperti diketahui, pasangan Jokowi- Ma'ruf memperoleh persentase suara sebesar 55,50 persen pada Pemilu 2019. Berdasarkan perhitungan itulah kemudian KPU secara resmi menetapkan pasangan Jokowi-Ma'ruf sebagai pemenang Pemilu.(dep,mh/sf/DPR/bh/sya)


 
Berita Terkait Jokowi
 
PDIP persilakan Jokowi keliling Indonesia: Tunjukkan ijazah asli!
 
Usai Resmi Ditahan, Hasto Minta KPK Periksa Keluarga Jokowi
 
Jokowi Bereaksi Usai Connie Bakrie Sebut Nama Iriana,Terlibat Skandal Pejabat Negara?
 
Eggi Sudjana Laporkan Jokowi soal Dugaan Ijazah Palsu,Tantang UGM Buka Suara
 
PKS Minta Jokowi Lakukan Evaluasi, Tak Sekadar Minta Maaf
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]