Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Venezuela
Jenazah Hugo Chavez Akan Diawetkan
Saturday 09 Mar 2013 10:17:57

Para tamu negara dan warga saat memberikan penghormatan terakhir kepada Hugo Chavez.(Foto: Ist)
VENEZUELA, Berita HUKUM - Pemerintah Venezuela mengatakan jenazah Presiden Hugo Chavez yang diawetkan akan dipertunjukkan secara permanen di musium militer, Jum'at (8/3).

Wakil Presiden, Nicolas Maduro, mengumumkan bahwa jenazah Chavez akan dibalsam dan ditempatkan di dalam peti kaca untuk ditempatkan di musium militer tidak jauh dari istana presiden.

"Kita memutuskan mempersiapkan jenazah Comandante President untuk dibalsam sehingga jasadnya terbuka selamanya bagi rakyat. Seperti Ho Chi Minh. Seperti Lenin. Seperti Mao Zedong," kata Maduro.

Dengan demikiaan, tambah Nicolas Maduro, maka rakyat Venezuela akan bisa bersama Chavez selamanya.

Namun para wartawan mengatakan pameran jenazah Chavez akan menjadi masalah besar bagi pemilihan umum dan oposisi akan berusaha menempuh segala upaya untuk mencegahnya.

Jenazah Hugo Chavez akan disemayamkan setidaknya selama tujuh hari lagi agar warga berkesempatan memberikan penghormatan terakhir.

Upacara pemakaman tetap dilangsungkan kemarin Jum'at (08/03) dan dihadiri oleh para pemimpin dunia.

Di antara pemimpin yang telah berada di Karakas adalah Presiden Fernandez de Kirchner dari Argentina, Presiden Evo Morales dari Bolivia, Presiden Jose Mujica dari Uruguay dan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad.

Para pejabat mengatakan Wakil Presiden Nicolas Maduro dijadwalkan akan diambil sumpahnya sebagai presiden sementara dan selanjutnya akan mengumumkan pemilihan umum baru.(bbc/bhc/rby)


 
Berita Terkait Venezuela
 
Belasan Politikus Oposisi Venezuela Dituduh Makar, Beberapa Berlindung di Kedutaan Asing
 
Juan Guaido Kembali ke Venezuela Meski Berisiko Ditangkap Pemerintah
 
Presiden Maduro Peringatkan Soal Perang Saudara di Venezuela
 
Bagaimana Krisis Dalam Negeri Venezuela Dapat Menjadi Masalah Global
 
Maduro Tuduh AS Ingin Membunuhnya dan Gulingkan Pemerintah Venezuela
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]