Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Beras
Jelang Lebaran, Kementan Pastikan Stok Beras Aman
2018-06-11 22:05:46

Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian Agung Hendriardi.(Foto: BH /mos)
JAKARTA , Berita HUKUM - Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian Agung Hendriardi mengatakan stok beras menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H tergolong dalam kategori yang aman.

"Stok beras kita di Bulog 1.527.000 ton Cadangan beras pemerintah dinyatakan aman itu antara 1-1,5 juta ton," ujar Agung di Toko Tani Indonesia (TTI) Center, Pasar Minggu, Jakarta, Senin (11/6).

Menurut Agung, saat ini stok beras berkisar antara 2,7 sampai 3 juta ton. Dalam serapan gabah tersebut terdapat cadangan beras pemerintah yang masih dalam tahap aman.

Selain itu, lanjut Agung, dalam stok beras terse ut tidak ada beras impor dari negara lain. Seluruhnya murni hasil produksi dalam negeri.

"Stok beras itu bukan beras impor. Bulog tugasnya hanya menyimpan stok, ya beras, gula, minyak goreng, jagung, kedelai, dan itu sudah aman semua," tutupnya.(bh/mos)


 
Berita Terkait Beras
 
Pemerintah Siap Tambah Impor Beras 1,6 Juta Ton, Total Jadi 3,6 Juta Ton
 
Harga Beras Naik 'Tertinggi dalam Sejarah' - 'Ini Sangat Tidak Masuk Akal karena Kita Negara Agraris'
 
Beras Langka Jelang Ramadhan, Legislator Ingatkan Pemerintah
 
Pemerintah Potensi Impor 5 Juta Ton Beras, Komisi IV Soroti Tajam Keberpihakan Terhadap Nasib Petani
 
Polemik Data Beras, Komunikasi Publik Antar 'Stakeholder' Pemerintah Harus Terbangun Baik
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]