Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
UMKM
Jamkrida Harus Beri Perhatian Lebih ke UMKM
2019-12-13 08:40:11

SAMARINDA, Berita HUKUM - Anggota Komisi II DPRD Kaltim Safuad meminta kepada PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Kaltim agar lebih memperhatikan perkembangan tumbuh kembang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Hal ini dikatakannya sebab pemberian jaminan kredit bagi UMKM masih tergolong kecil bila dibandingkan dengan lainnya. Padahal, Jamkrida memiliki kewajiban terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Sebagaimana visi Jamkrida Kaltim yakni sebagai Perusahaan Penjaminan yang terpercaya guna mendukung kegiatan usaha mikro, kecil, menengah dan koperasi sebagai kekuatan ekonomi Provinsi Kaltim.

Pihaknya, mengakui memberikan jaminan kredit kepada pelaku usaha UMKM memiliki resiko tinggi akan tetapi pada prinsipnya tidak ada kredit yang tidak memiliki resiko hanya tinggal bagaimana tujuan membantu masyarakat bisa terwujud.

“Ya seharusnya porsinya bisa ideal dan bertahap seperti 50 persen debitur itu dari pelaku usaha UMKM dan 50 persen dari lainnya. Dewan akan mendukung soal anggaran penyertaan modal sepanjang skala prioritasnya cukup jelas,” ucapnya.

Intinya, sebagaimana tujuan pendiriannya Jamkrida wajib memberikan kemudahan bagi UMKM yang tidak memiliki agunan atau yang agunannya kurang untuk mengakses sumber pembiayaan dari Perbankan.(hms4/dprd/bh/sya)


 
Berita Terkait UMKM
 
Ketua MPR RI Bamsoet: ARDIN Harus Dorong Peningkatan Digitalisasi Usaha
 
Kredit Pembiayaan UMKM OJK, Wakil Ketua MPR: Langkah Strategis dalam Pemberdayaan Ekonomi Rakyat
 
Masih Ada 64 Juta UMKM Belum Tersentuh Program PEN
 
Syarief Hasan: UMKM Perlu Mendapat Perlindungan dan Bantuan Di Masa Pandemi
 
PPN akan Naik, Wakil Ketua MPR: Rakyat khususnya Pelaku UMKM Semakin Terjepit
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]