Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Jokowi
Jambore Nasional Cibubur akan Dihadiri Presiden Jokowi dan Elemen Relawan Berbagai Daerah
Saturday 16 May 2015 10:51:32

Tampak Tengah Mustar Bonaventura, Humas Panitia Jambore, saat mengadakan konferensi pers di Pendopo Perkemahan Bumi Cibubur, Jakarta, Jumat (15/5).(Foto: BH/bar)
JAKARTA, Berita HUKUM - Acara Jambore Nasional Komunitas Juang Relawan Jokowi yang diadakan dibumi perkemahan Cibubur Jakarta timur yang dimulai dari tanggal 15 hingga 17 Mei akan dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan mendapat sambutan meriah dari seluruh elemen relawan pendukung Joko Widodo (Jokowi) dari seluruh daerah.

Massa yang hadir diperkirakan hingga 7.000 orang ini rencananya akan memadati lapangan Perkemahan Jambore Cibubur, Jakarta timur, "pertama ini acara dari komunitas dari berbagai relawan, karena belum pernah bertemu setelah pemerintahan Jokowi, secara langsung kita mengundang presiden," ujar Mustar Bonaventura, Humas Panitia Jambore, dipendopo Perkemahan Bumi Cibubur, Jakarta, Jumat (15/5).

Undangan terbuka ini dari setiap organisasi-organisasi dan dari setiap provinsi. "Diperkirakan dari setiap Provinsi yang sudah registrasi sudah ada 32 provinsi," katanya.

Para organisasi juga rencananya mengadakan diskusi nasional, lanjutnya, yang bagaimana nantinya akan membahas kondisi situasi daerah-daerah disetiap provinsi. Karena info bukan dari media saja, namun benar-benar diskusi yang akan dibahas dari setiap relawan-relawan yang datang dari berbagai daerah.

Mustar mengatakan, latar belakang Jambore yang diikuti puluhan berbagai elemen Relawan, adalah untuk menjalin hubungan silaturahmi sesama Relawan, yang juga setelah Jokowi menjadi Presiden sesuai instruksi Jokowi, Relawan tidak bubar.

Dalam hal acara ini, terang Mustar sebagai Ketua Pospera ini juga, tidak ada memang ongkos dari kepanitian untuk relawan yang datang dari berbagai daerah. "Biayanya gotong royong, masing-masing ditangungjawabin dari relawan masing-masing. Seribu tenda yang ada, yang cari tendanya, dan begitu juga dengan logistik untuk minuman, seperti aquanya dari kita yang menyediakan," jelasnya.

Sementara, menanggapi isu yang berkembang akan acara Jambore Nasional ini adalah acara dari tandingan, yang rencananya akan dilakukan demonstrasi Mahasiswa dan Rakyat pada tanggal 20 Mei mendatang dengan aksi demo besar-besaran, untuk menuntut menurunkan presiden Jokowi. Mustar mengungkapkan bahwa, ini murni atas kecintaan masyarakat yang datang atas dasar kecintaan terhadap presiden Joko Widodo (Jokowi), "Acara ini tidak ada kaitan dengan hal itu, ini memang murni untuk perayaan dari relawan Jokowi, karena rasa kecintaan terhadap pak Jokowi," pungkasnya.

Acara juga akan dimeriahkan selain pementasan musik oleh sejumlah band-band terkenal di Indonesia, acara juga rencana diisi dengan panjat pinang berhadiah televisi layar datar, sepeda anak-anak, Dvd player dan banyak hadiah menarik lainnya.

Terpantau oleh pewarta, relawan yang terlibat, antara lain seperti Cemara 19, Barisan Relawan Jokowi Presiden (BaraJP), Pospera, Kawan Jokowi, Gerakan Nasional Rakyat (GNR) Seknas Jokowi, Relawan Merah Putih (Taruna Merah Putih), Kebangkitan Indonesia Baru (KIB), Sekber Jokowi, Gerakan Relawan Indonesia (GRI) dan banyak lagi, yang mana para elemen relawan ini sudah hadir dan mempersiapkan acaranya.(bh/bar)


 
Berita Terkait Jokowi
 
PDIP persilakan Jokowi keliling Indonesia: Tunjukkan ijazah asli!
 
Usai Resmi Ditahan, Hasto Minta KPK Periksa Keluarga Jokowi
 
Jokowi Bereaksi Usai Connie Bakrie Sebut Nama Iriana,Terlibat Skandal Pejabat Negara?
 
PKS Minta Jokowi Lakukan Evaluasi, Tak Sekadar Minta Maaf
 
PKB Sebut Selain Minta Maaf, Jokowi Juga Harus Sampaikan Pertanggungjawaban
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]