Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
KPK
Irjen Kemendes Sugito di OTT KPK, Mendes PDTT Merasa Kaget
2017-05-28 10:22:13

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo saat jumpa pers di kantor Kemendes PDTT, Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (27/5).(Foto: BH /mnd)
JAKARTA, Berita HUKUM - Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo saat setelah mendengar kabar Irjen Kemendes tersangkut permasalahan Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merasa kaget, ungkapnya saat jumpa pers di kantor Kemendes PDTT, Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (27/5).

KPK RI sebelumnya tetapkan Irjen Kemendes Sugito dan ketiga (3) orang lainnya sebegai Tersangka yang tertangkap pada Operasi Tangkap Tangan (OTT) kemarin pada, Jumat (26/5) terkait kasus suap yang diduga dilakukan untuk memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) di Kemendes PDTT terhadap laporan keuangan Kemendes tahun anggaran 2016.

Sebelumnya, dirinya selaku Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi telah berulang kali sampaikan pada pegawainya, bahwa KPK berhak audit seluruh satker di Kementerian tanpa beri pemberitahuan terlebih dahulu.

"Saya senang atas kasus yang berhubungan dengan integritas, jauh improvementnya," ujarnya, Sabtu (27/5).
.
Kemudian, sambungnya mengutarakan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku, tentunya dapat menjadi pelajaran lebih baik lagi kinerja Kementerian yang dipimpinnya itu.

Selanjutnya, Eko berharap agar Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kedepannya terbuka dan memberi keleluasaan apabila berkeinginan audit dan atau bagaimana. "Intinya saat ini pihaknya sedang melakukan perbaikan," jelasnya.

"Laporan keuangan Kemendes sesuai aturan berlaku, sesuai tanggungjawab staff, pejabat di Kementerian, bahkan dikerjakan sampai larut malam. Tentunya perlu diperbaiki kedepannya," ungkap Eko Putro.

Menurut sepengetahuannya bahwa peristiwa terkait ini tidak ada hubungan dengan dana desa. "Namun ini ada audit di Kemendes, terkait akuntabilitas," ujarnya.

Sementara, Eko Putro mengatakan tidak mau berspekulasi sejauh ini terkait kasus menimpa anak buahnya itu, namun akan berupaya untuk bertemu beliau (Irjen) secara langsung, atau ke pejabat KPK secara langsung.

Maka kedepannya nanti pihak Kementerian PDDT secara aturan posisinya itu mesti diganti. "Secara organisasi tidak bisa vacuum, dan besok pagi akan lakukan, tentukan siapa yang ganti," jelasnya.

"Beliau (irjen) selalu update ke saya, dan dia mendukung saya 'ketat' sekali untuk performance, dan integritas," tukasnya.

Adapun, Inspektur Jendral Kemdes PDTT Sugito (SUG) dan Eselon III Kemdes PDTT Jarot Budi Prabowo (JBP) keduanya dari Kemendes disangka memberikan uang pada Auditor BPK Ali Sadli (ALS), dan Eselon I BPK Rochmadi Saptogiri (RS) agar Kemendes memperoleh opini WTP terhadap laporan keuangan Kemendes. Dalam proses OTT diamankan uang sejumlah Rp 40 juta, uang Rp 1,145 miliar dan USD 3 ribu.(bh/mnd)

Share : Facebook |

 
Berita Terkait KPK
KPK Kecewa Pengajuan PK OC Kaligis Dikabulkan MA
HAKORDIA 2017, Tingkatkan Kolaborasi Aktif Berantas Korupsi
Fahri Sindir Festival Jujur KPK Adalah Kampanye Dusta
Terkait SPDP 2 Pimpinan KPK, Polri: Statusnya Belum Tersangka, Masih Terlapor
Rutan KPK di Gedung Merah Putih Mulai Beroperasi
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
HNW Sesalkan Teror ke Ulama Padahal Ulama Punya Peran Besar pada Indonesia
PKS 'Ngemis' Posisi Wapres ke Jokowi dan Akan Tinggalkan Gerindra?
Zulhasan Ngopi Bareng 'Buaya Cinta' Bung Hotman Paris di #KopiJohny
Yusril: PBB Minta Bawaslu Mediasi dengan KPU Selesaikan Masalah di Monokwari Selatan
Ancaman Nyata Ke Depan Bersifat Asimetris, Proxy dan Hibrida
Sukses Pemilu Tentukan Pembangunan Indonesia
Untitled Document

  Berita Utama >
   
PKS 'Ngemis' Posisi Wapres ke Jokowi dan Akan Tinggalkan Gerindra?
Dhawiya Anak 'Ratu Dangdut' Elvi Sukaesih Ditangkap Tim Ditnarkoba
Jokowi Lupa Perintahkan Menteri Atasi Banjir Jakarta
Menkeu Sri Mulyani: Pemusnahan Terbesar dalam Sejarah Bea dan Cukai
Artis Roro Fitria Ditangkap Tim Subdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya
Ketum Solidaritas Alumni 212 NKRI Siap Mendukung Kemenangan Paslon No 1 Eramas
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]