Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Legislatif    
 
BPK
Hari Ini BPK Sambangi DPR Guna Serahkan Audit Hambalang
Friday 23 Aug 2013 08:32:19

Wakil Ketua DPR RI, Priyo Budi Santoso.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, hari ini, Jumat (23/8) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) akan menyerahkan hasil audit kasus Hambalang ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Demikian dinyatakan Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso.

“Jumat, hasil audit Hambalang akan diserahkan kepada DPR. Akan ada yang mengejutkan. Kita tunggu saja hasil BPK itu,” kata Priyo kepada wartawan di Jakarta, Rabu (21/08).

Penyerahan hasil audit ini merupakan hasil uadit tingkat II. Sebelumnya, BPK telah menyerahkan hasil audit I kepada DPR dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pada audit pertama tersebut BPK mencium kerugian negara sebesar Rp.243,66 miliar.

Kerugian negara pada hasil II ini angkanya lebih besar, meski belum ada pernyataan resmi. Ali Masykur, anggota BPK, menyampaikan, angka hasil audit II lebih besar dibandingkan audit I. Selain itu, imbuh Masykur, BPK mencium adanya indikasi keterlibatan politisi lainnya dalam kasus korupsi ini. “Kerugian negara lebih besar. Ini hanya informasi umum saja,” katanya kepada wartawan, Kamis (22/8), di Jakarta.

Di sisi lain, BPK belum memberi kepastian jadwal pemberian hasil audit II kepada KPK. Padahal, setelah BPK menyerahkan hasil audit II ini KPK telah menjanjikan akan menuntaskan kasus Hambalang, dan segera menahan para tersangka. “Kalau hasilnya sudah ada seharusnya BPK segera memberi kepada kami (KPK),” kata Wakil Ketua KPK Bambang Wijojanto kepada wartawan di Gedung KPK, Kamis (22/08).

Meski belum dinyatakan kepastian angka kerugian di dalam hasil audit II, dikabarkan kerugian negara pada hasil audit II mencapai Rp.471,707 miliar.(bhc/fwp)


 
Berita Terkait BPK
 
Bareskrim Polri Tetapkan 2 Tersangka Kasus Dugaan Suap Pengurusan DID Kota Balikpapan
 
Legislator Minta BPK Audit Data Penerimaan Negara Dari Hilirisasi Nikel
 
Pagu Anggaran BPK dan BPKP Disetujui DPR
 
Pertanyakan Pengelolaan Keuangan Pusat, Wakil Ketua MPR: Pengelolaan Anggaran Tidak Transparan dan Akuntabel
 
Komisi VII Minta BPK Audit Divestasi Saham PT Vale Indonesia
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]