Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Pendidikan
Hardiknas Menjadi Momentum Refleksi Pendidikan Indonesia
2018-05-03 06:34:33

JAKARTA, Berita HUKUM - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengatakan momentum, Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) semestinya menjadi refleksi bagi seluruh bangsa Indonesia. Salah satu cita-cita luhur bangsa Indonesia adalah mencerdaskan kehidupan bangsa, sehingga kualitas pendidikan merupakan kunci utama meningkatkan kecerdasan bangsa.

Menurutnya, salah satu yang krusial ialah pendidikan karakter bagi generasi muda. Bagaimana karakter seorang pemimpin ditanamkan sejak dini, sehingga bisa melahirkan pemimpin-pemimpin yang berjiwa besar.

"Anak-anak muda hatinya masih bersih, tinggal kita isi. Ini waktu yang tepat bagi mereka untuk belajar banyak, sehingga harus ada dorongan secara besar-besaran," ungkap Fahri usai menerima 272 pelajar peserta Kawah Kepemimpinan Pelajar Direktorat Pembinaan SMA di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (2/5).

Fahri mengajak generasi muda agar merubah mindset dari tabuh politik menjadi excited. Ia menambahkan, dengan pendidikan karakter dan mentalitas yang tangguh, mereka dapat berpolitik dengan baik, tanpa merugikan pihak lain.

"Ini juga bagian dari tugas bersama, bagaimana politik menjadi menarik. Mereka sangat ingin mengerti politik tapi dianggap kotor, jelek, kontroversial dan sebagainya. Padahal, itu harus kita perbaiki supaya saripati dan pikiran anak-anak terbaiklah yang menjadi pemimpin masa depan, bukan orang yang sisa-sisa," lanjut Fahri.

Pimpinan DPR Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat itu menambahkan, lahirnya pergerakan-pergerakan revolusioner di dunia justru dimulai dari gerakan politik yang saat ini justru diabaikan.

"Pemimpin kurang berbicara, kurang ekspresif, orang menganggap berbicara itu tabuh, padahal semua revolusi dan pembentukan negara dimulai dari pemimpin yang bisa berbicara dan menyakinkan masyarakat. Jika pemimpin enggak bisa meyakinkan masyarakat berubah, perubahan tidak akan terjadi dengan cepat," tegasnya.

Kepada seluruh peserta didik, Fahri juga berpesan agar senantiasa menjaga kesehatan jasmani dan rohani, karena bagaimanapun di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat.

"Ini waktu emas kalian untuk menyerap ilmu pengetahuan, perkuat badannya dan membaca buku yang banyak, asah jiwanya jangan gampang dan kecewa, karena jiwa yang kuat akan menjadi pemimpin disegala bidang yang akan ditempuh," imbau Fahri seraya memberikan motivasi kepada ratusan siswa-siswi yang hadir dari 34 provinsi di seluruh Indonesia itu.(ann/sf/DPR/bh/sya)

Share : |

 
Berita Terkait Pendidikan
PRM Akan Beri Masukan ke DPR Terkait RUU Pesantren dan Pendidikan Agama
Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto Kini Menyandang Gelar Magister Hukum
SDN 49 Kaur Terus Berinovasi untuk Menciptakan Keberhasilan Pendidikan
Pemilihan Rektor Unmul Periode 2018 - 2022 Sah Sudah Sesuai Aturan
Pemilihan Rektor Unmul 2018-2022 Diduga Ada Penumpang Gelap, Harus Dibatalkan
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Polri Siap Jalin Kerja Sama Kepolisian Hong Kong dalam Penanggulangan Terorisme dan Radikalisme
Sekber Pers Indonesia: Tangkap Pelaku Pembunuh Wartawan Dufi!
Menaker Hanif Dhakiri Membuka Seminar Kompetensi Lulusan Politeknik di Era Revolusi Industri 4.0
Polisi Menggelar 35 Adegan Reka Ulang Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi
Jenazah Dufi, Korban Dalam Drum Dimakamkan di TPU Semper Cilincing
KPU Optimis, Pemilu Siap Diselenggarakan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Sekber Pers Indonesia: Tangkap Pelaku Pembunuh Wartawan Dufi!
Jenazah Dufi, Korban Dalam Drum Dimakamkan di TPU Semper Cilincing
Peserta Kirab Pemuda 2018 Diharapkan Mampu Berimajinasi, Jangan Berhenti Menulis dan Membaca tentang Indonesia
Jokowi Izinkan Asing Kuasai 100 Persen Saham di 54 Industri Lagi
KSPI Mendesak Semua Provinsi Tetapkan UMK di Atas PP 78/2015
Wakapolda Metro Jaya: Motif Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi karena Sakit Hati
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]