Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Jokowi
Harapan SBY Kepada Jokowi: Kekuasaan Itu Bukan untuk Menakut-nakuti Rakyat!
2020-05-27 08:16:29

JAKARTA, Berita HUKUM - Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY biasanya menyampaikan kritik dan pandangannya dengan sangat santun.

Namun kali ini SBY blak-blakan mengkritik pemerintahan Jokowi yang dianggapnya alergi kritik dan kerap mengeluarkan pernyataan bernada ancaman.

"Memang pemerintah punya kekuasaan, Pak Jokowi punya kekuasaan, tetapi kekuasaan ini kan bukan untuk menakut-nakuti rakyat, untuk mengancam siapa pun," tegas SBY dalam video yang diunggah di kanal YouTube fahriz vlog pada, Selasa (26/5).

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu meminta pemerintah menyampaikan informasi kepada masyarakat dengan baik, bukan dengan cara mengancam.

"Kalau misalkan pemerintah ingin menyampaikan, sampaikan dengan baik, sangat bisa ditempuh cara-cara seperti itu," kata SBY.

"Jadi pesan saya adalah, atau harapanlah ya, kalau pesan dikira nanti berlebihan. Harapan saya rakyat punya hak untuk menyampaikan kritik, pandangannya, ketidaksukaannya kepada negara," katanya.

Menurut SBY, pemerintah memerlukan kritik dari rakyat sebagai bahan pembelajaran dan introspeksi.

"Pemimpin itu kalau mendengar rakyatnya tidak suka, kadang-kadang perlu itu (kritik dari rakyat) untuk introspeksi gitu ya," tandas SBY.

Lihat video Youtube, Pesan SBY untuk pemerintah : Klik disini.(one/pojoksatu/bh/sya)



 
Berita Terkait Jokowi
 
Jokowi Merasa Ngeri
 
Ketua Fraksi PKS Harap Kemarahan Presiden Ada Tindak Lanjutnya
 
Presiden PKS: Pak Jokowi Mestinya Marah Dari Dulu, Bukan Sekarang
 
Tiga Kesalahan Boni Hargens Dan Isu Kudeta Pemerintahan Jokowi
 
Mantan Staf Ahli Panglima TNI Galang Ribuan Dukungan untuk Ruslan Buton
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kasus Djoko Tjandra, Benny Harman: Sebaiknya Menko Polhukam Tidak Main Ci Luk Ba, Bosan Kita!
Pemerintah Tetap Jalankan Tapera, Legislator Beri Masukan
Fadli Zon: Hati-Hati Utang BUMN Bisa Picu Krisis Lebih Besar
Lapor JAGA Bansos, Data Pelapor Dijamin Aman
KPK Monitor Implementasi Bansos Covid-19 di DKI Jakarta dan Kemendes PDTT
Pemerintah dan DPR Perlu Duduk Bersama Batalkan RUU HIP
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Penyelidikan Kasus Dugaan Suap THR Rektor UNJ Distop, Polda Metro: Tidak Memenuhi Unsur Tindak Pidana Korupsi
Sahroni Minta Penegak Hukum Cek Kondisi Djoko Tjandra
Ongkosi Anak Buahnya Serang Nus Kei, John Kei Juga Sebut Penghianat Itu Hukumannya Harus Mati
Bupati Kutai Timur Ismunandar Beserta Istri Yang Menjabat Ketua DPRD Kena OTT dan Jadi Tersangka KPK
Pembakaran Bendera PDIP Dibawa Ke Jalur Hukum, Edy Mulyadi: Silakan, Loe Jual Gue Borong!
Hadiri Pemusnahan Barang Bukti, Kapolri: Kita Bukan Tempat Transit Perdagangan Narkoba
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]