Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Jokowi
Galeri Foto Nasional Australia Copot Foto Jokowi
Friday 01 May 2015 07:44:14

Presiden Jokowi menjadi sasaran kemarahan publik Australia yang geram atas eksekusi terhadap Myuran Sukumaran dan Andrew Chan. Potret Presiden Joko Widodo karya Adam Ferguson menjadi finalis kontes fotografi dan dipajang Galeri Foto Nasional Australia.(Foto: Istimewa)
CANBERRA, Berita HUKUM - Galeri Foto Nasional Australia di Canberra mencopot potret Presiden Joko Widodo dari dindingnya sesaat sebelum eksekusi terhadap delapan terpidana mati kasus narkoba berlangsung, pada Rabu (29/4). Foto karya fotografer Australia, Adam Ferguson, itu merupakan salah satu finalis National Photographic Portrait Prize.

Namun Galeri Foto Nasional memutuskan untuk mencabutnya dengan alasan untuk melindunginya dari vandalisme pengunjung.
“Saya merasa dengan adanya situasi pada Rabu pagi, jalan terbaik agar karya seni tidak rusak ialah mencabutnya dari tampilan publik,” kata Kepala Galeri Foto Nasional, Angus Trumble, kepada Fairfax Media.

Penilaian tersebut, kata Trumble, juga disebabkan adanya reaksi negatif dari pengunjung.

Duka eksekusi

Beberapa kalangan rakyat Australia geram atas penolakan Presiden Joko Widodo dalam memberi grasi kepada dua terpidana mati kasus narkoba asal Australia, Myuran Sukumaran dan Andrew Chan.

Penolakan itu kemudian berujung pada eksekusi di Nusakambangan, pada Rabu (29/4) dini hari WIB.

Kematian Chan dan Sukumaran disambut dengan kesedihan di Australia. Sejumlah orang menggelar acara duka cita, sebagian lainnya menciptakan laman khusus di jejaring media sosial untuk mengenang kedua figur tersebut.

Bahkan ada pula yang mencetuskan gerakan memboikot Indonesia dalam perjalanan liburan.

Dianggap mengada-ada

Karena foto Jokowi dicopot kini ada bagian yang kosong pada panel yang seharusnya diisi foto presiden Indonesia itu.
Adam Ferguson -sang fotografer yang mengabadikan foto tersebut- mengatakan keputusan pencopotan gambar Presiden Jokowi ialah sebuah kesalahan.

Dia menambahkan seharusnya pihak Galeri Foto Nasional membiarkannya berada pada tempatnya semula.
“Mewujudkan kemarahan pada sebuah foto kedengarannya cukup mengada-ada,” ujarnya.(BBC/bh/sya)


 
Berita Terkait Jokowi
 
PDIP persilakan Jokowi keliling Indonesia: Tunjukkan ijazah asli!
 
Usai Resmi Ditahan, Hasto Minta KPK Periksa Keluarga Jokowi
 
Jokowi Bereaksi Usai Connie Bakrie Sebut Nama Iriana,Terlibat Skandal Pejabat Negara?
 
Eggi Sudjana Laporkan Jokowi soal Dugaan Ijazah Palsu,Tantang UGM Buka Suara
 
PKS Minta Jokowi Lakukan Evaluasi, Tak Sekadar Minta Maaf
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]