Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
KPK
Fadli Zon Minta KPK Usut Kasus Besar
2018-05-30 20:58:06

Ilustrasi. Gedung KPK Jakarta.(Foto: BH /sya)
JAKARTA, Berita HUKUM - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menyatakan secara de facto Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah berjalan sebagai lembaga permanen dan seharusnya independen. Namun menurut Fadli, kenyataan yang bisa dilihat pada saat ini adalah tugas dan fungsi KPK masih disetir oleh pihak tertentu dan sarat dengan konflik kepentingan penguasa.

Fadli menilai jika KPK selama ini hanya memproses korupsi-korupsi dengan level yang relatif kecil (Petty Corruption) dan selain itu juga penangkapan yang dilaksanakan selama ini diduga merupakan permintaan pihak tertentu.

"Padahal jika ditelusuri di Indonesia ini banyak ya itu Grand Corruption yang belum selesai. Lihat saja BLBI, Century, Sumber Waras, atau temuan BPK yang baru itu kasus Pelindo. Jangan Cuma OTT aja dibesar-besarkan, berat diongkosnya aja," ujarnya kepada wartawan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (28/5)

Wakil Ketua Umum Gerindra tersebut menilai KPK harus tegas menempatkan dirinya sebagai lembaga publik yang independen. Bahkan ia meminta mengusut kasus Pelindo yang baru ini menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan sehingga diduga merugikan negara sebesar Rp4,08 triliun.

Fadli Zon pun berharap ke depannya KPK bisa benar-benar menjadi lembaga yang kuat yang dapat berdiri di atas kaki sendiri sesuai dengan visi ketika pertama kali dibentuk.(eps/sc/DPR/bh/sya)


Share : |

 
Berita Terkait KPK
OTT KPK: Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan Ditetapkan Tersangka
Anggota Komisi III: KPK Perlu Usut Kemenkum HAM
KMI: Menjaga Independensi Lembaga Anti Korupsi di Tahun Politik
Tasdi Bupati Purbalingga Kader PDIP Kena OTT KPK
Fadli Zon Minta KPK Usut Kasus Besar
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Lombok Gempa Berulang, Legislator Minta Jadikan Bencana Nasional
Pemerintah Indonesia Tidak Tanggap Bencana
Manda Terdakwa Jaringan 4,6 Gram Sabu di Samarinda Dituntut 7 Tahun Penjara
Panglima TNI Serahkan Bea Siswa kepada Joni Pemanjat Tiang Bendera
Adegan Jumping Moge Jokowi, Gerindra: Stuntman Saja Impor
Ketum PPP Romahurmuziy Diperiksa KPK Kasus Suap Dana Perimbangan Daerah
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Lombok Gempa Berulang, Legislator Minta Jadikan Bencana Nasional
Ketua DPR Berharap Asian Games Rekatkan Persaudaraan Negara-negara Asia
Demi Sang Merah Putih Berkibar Aksi 'Heroik' Anak SMP di Atambua Panjat Tiang Bendera
Yusril Ihza Mahendra: PBB Tidak Akan Netral di Pilpres 2019
Desa Air Long Membangun Gudang Desa dari Program Dana Desa
Komjen Pol Syafruddin Dilantik Menjadi Menteri PAN-RB Gantikan Asman Abnur
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]