Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Miras
Ditreskrimsus Subdit Indag dan BBPOM Ungkap Pabrik Rumahan Miras di Tambora
2018-05-03 13:35:29

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat jumpa pers Kamis (3/5).(Foto: BH /as)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan pihaknya berhasil mengungkap pabrik rumahan miras di Kawasan Tambora, akhir April 2018.

"Ditreskrimsus Subdit Indag bekerja sama BBPOM Jakarta menemukan industri rumahan olahan bahan pangan sejenis minuman beralkohol tanpa izin edar. Berdasarkan perintah pak Kapolri dan pak Kapolda kami terus berupaya mencari dan mengamankan pabrik-pabrik semacam ini," kata Argo di pabrik di Tambora, Jakarta Barat, Kamis (3/5).

Informasi awalnya bahwa ada home industry atau produsen pembuat hasil olahan pangan sejenis minuman beralkohol jenis ciu tanpa izin edar dari BPOM.

Dari informasi tersebut, kemudian petugas melakukan penyelidikan di rumah beralamat di Jalan Pekojan 1 RT 13 RW 05 Nomor 88, Pekojan, Tambora, Jakarta Barat.

Dalam pengungkapan ini, Tim Satgas dari Subdit Indag Polda Metro dan BBPOM Jakarta berhasil menyita setidaknya 7 Ton miras jenis Ciu.

"Barang bukti yang kita amankan dalam pabrik ini totalnya ada 7 ton. 2 Ton minuman Ciu siap edar dikemas dalam 133 kardus berisi 3.325 botol dan 3 ton bahan mentah dan 2 ton bahan baku minuman ciu setengah proses," jelasnya.

Dalam penggerebekan ini polisi mengamankan lima orang. Seorang pemilik bernama PRW (58) dan empat orang pekerja.

"Jadi pelakunya atau pemilik usaha bernama PRW sudah kita amankan. Dalam pabrik ada empat orang pekerja. Saat ini kelimanya tengah dimintai keterangan di Mapolda," jelas Argo.

Pemilik usaha dijerat UU No.18 tahun 2012 tentang Pangan juncto pasal 140 KUHP dan pasal 142 KUHP.(bh/as)

Share : |

 
Berita Terkait Miras
Ditreskrimsus Subdit Indag dan BBPOM Ungkap Pabrik Rumahan Miras di Tambora
Cegah Maraknya Miras Oplosan, DPR Minta Segera Selesaikan RUU Minol
Polda Metro Jaya Gelar Hasil Razia Miras Oplosan di 147 TKP
Jangan Ada Lagi Korban Tewas, Secara Intens Polda Metro Jaya Melakukan Operasi Miras
Banyaknya Korban Akibat Miras Oplosan, Apotek dan Toko Kimia Perlu Dipantau
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Mulai dari Sembako Sampai THR, Pencitraan Jokowi Menguras Keuangan Negara
Rencana Urun Rembug Alumni UI Mencari Solusi dan Menyelamatkan NKRI
Puluhan Warga Keracunan Keong Sawah, Pemkot Bogor Tetapkan Status KLB
Relawan Bali Kita AS Deklarasikan Abraham Samad Capres 2019
Ditlantas PMJ Meluncurkan Program SIM Keliling di Beberapa Masjid
Landasan Tidak Jelas, Impor Beras 500 Ton Lagi Harus Dibatalkan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Mulai dari Sembako Sampai THR, Pencitraan Jokowi Menguras Keuangan Negara
Ditlantas PMJ Meluncurkan Program SIM Keliling di Beberapa Masjid
Landasan Tidak Jelas, Impor Beras 500 Ton Lagi Harus Dibatalkan
RUU Antiterorisme Disahkan Paripurna DPR
4 Pelaku Pembobol Kantor Pegadaian 3 kali Ditangkap, 1 Tewas Ditembak
Kasus Video Viral Dugaan Penghinaan ke Presiden oleh Anak RJ Tetap Berproses
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]