Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Jokowi
Diminta Segera Mundur dari Gubernur, Ini Pembelaan Pendukung Jokowi
Tuesday 18 Mar 2014 15:07:42

Joko Widodo (JOKOWI) saat keluar menemui para buruh di depan Balai Kota Jakarta.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Majunya Gubernur DKI-Jakarta dalam Capres PDI-P dan mendapat desakan agar mundur dari Gubernur, mendapat pembelaan dari Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) menyatakan, bahwa Jokowi tidak perlu mundur sebagai Gubernur DKI Jakarta hingga tiba saat kampenye Pilpres mendatang.

Dimana Joko Widodo, diminta agar mundur, untuk berkonsentrasi dalam persiapan dirinya, maju capres dan sebagai etika berpolitik.

"Tidak ada yang dilanggar. Sekarang ini saja Jokowi tidak cuti, hanya memanfaatkan waktu di luar jam kerja untuk bicara soal partai," tegas Utje Gustaaf Patty, Sekjen DPP Bara JP di Jakarta Selasa (18/3).

Menurut, Utje, Jokowi tidak perlu mundur karna dirinya bukan Caleg, dan dalam etika politik Jokowi sungguh menggembirakan, karena di kawasan Balai Kota, Jokowi tidak pernau mau bicara soal pencapresan dirinya.

Sikap ini pantas diacungi jempol, Jokowi tidak menyalahgunakan waktu.

"Kita baca di media, ketika ada wartawan yang mendesak untuk bertanya, Jokowi sengaja keluar dulu dari Balaikota, kemudian di pinggir pagar (di luar Balai Kota), baru Jokowi meladeni pertanyaan," jelas Utje.(bhc/dar)


 
Berita Terkait Jokowi
 
PDIP persilakan Jokowi keliling Indonesia: Tunjukkan ijazah asli!
 
Usai Resmi Ditahan, Hasto Minta KPK Periksa Keluarga Jokowi
 
Jokowi Bereaksi Usai Connie Bakrie Sebut Nama Iriana,Terlibat Skandal Pejabat Negara?
 
PKS Minta Jokowi Lakukan Evaluasi, Tak Sekadar Minta Maaf
 
PKB Sebut Selain Minta Maaf, Jokowi Juga Harus Sampaikan Pertanggungjawaban
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]