Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Jokowi
Diangap Bohong, Jokowi di Demo Warga
Tuesday 25 Mar 2014 19:25:20

Demo Tolak Joko Widodo (Jokowi).(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Ratusan warga Jakarta, mendatangi kantor Balai Kota dan meminta Gubernur DKI Joko Widodo,kembali memimpin DKI-Jakarta selama lima tahun, sesuai dengan janjinya dan bila tetap maju nyapres, maka pendemo memintanya untuk segera pulang ke Solo.

Para pendemo aksi massa yang membawakan dia tiket kereta Jakarta-Solo, dan melempari tiket tersebut sebagai bentuk protes terhadap ingkar janji dan dustanya gubernur DKI-Jakarta Joko Widodo.

"Bila Bohong...!!! Ini Tiket Pulang Kampung Jakarta-Solo untuk Jokowi". Tak hanya itu, mereka juga membawa tiket kereta kelas ekonomi Matarmaja Jakarta-Solo seharga Rp 130.000. Tiket itu untuk keberangkatan hari ini pukul 13.40 WIB dari Stasiun Senen, Jakarta Pusat.

Ratusan warga Jakarta yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Jakarta Baru mendatangi Balaikota DKI, sebagaian memakai baju kotak-kotak dan mambawa tulisan Jokowi bohong, Kedatangan mereka ialah untuk menyampaikan protes dan ketidakrelaan melepaskan Jokowi sebagai calon presiden RI dengan meninggalkan jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Sementara Jokowi menanggapi dingin aksi protes terhadap dirnya tersebut, seolah merasa tak bersalah, sambil berkelakar Jokowi malah meminta tiket pesawat.

"Lho, kok tiket kereta? Mestinya kalau beliin tiket ke gubernur dikasihnya tiket pesawat, masa tiket kereta api. Keretanya, kereta apa dulu? Syukur-syukur kereta bisnis," .(bhc/dar)



 
Berita Terkait Jokowi
 
PDIP persilakan Jokowi keliling Indonesia: Tunjukkan ijazah asli!
 
Usai Resmi Ditahan, Hasto Minta KPK Periksa Keluarga Jokowi
 
Jokowi Bereaksi Usai Connie Bakrie Sebut Nama Iriana,Terlibat Skandal Pejabat Negara?
 
PKS Minta Jokowi Lakukan Evaluasi, Tak Sekadar Minta Maaf
 
PKB Sebut Selain Minta Maaf, Jokowi Juga Harus Sampaikan Pertanggungjawaban
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]