Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Pendidikan
Demi Peningkatan Pendidikan, Bupati Nelson Minta PGRI Beri Input Akurat
2016-11-04 07:37:39

Bupati Prof. Dr. Nelson Pomalingo berfoto bersama pengurus PGRI Kabupaten Gorontalo, yang dipimpin langsung Ketua PGRI, Rahmijaty Jahya, Kamis (3/11).(Foto: Istimewa)
GORONTALO, Berita HUKUM - Dalam rangka peningkatan pendidikan daerah, Bupati Gorontalo, Prof. Dr. Nelson Pomalingo meminta kepada Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Gorontalo memberi input yang akurat, antaranya menyangkut pemerataan guru, dan perlindungan guru.

"Pemerataan guru dilakukan untuk peningkatan kualitas pendidikan, maka organisasi PGRI pun diharapkan dapat memberikan input akurat dalam rangka penentuan kebijakan pendidikan," kata Bupati Nelson di hadapan pengurus PGRI Kabupaten Gorontalo, yang dipimpin langsung Ketua PGRI, Rahmijaty Jahya, Kamis (3/11).

Kunjungan Ketua PGRI Kabupaten yang disertai beberapa ketua cabang PGRI di kecamatan itu diterima di ruang pola kantor Bupati. Pada pertemuan itu, Ketua PGRI menyampaikan beberapa rencana kerja yang akan dilakukan PGRI kedepan.

"Diantaranya pelaksanaan workshop dalam rangka menyambut hari Guru dan HUT PGRI," ujar Rahmijaty, yang juga saat ini merupakan senator di DPD RI.(bh/shs/hms)


 
Berita Terkait Pendidikan
 
HNW: Peraturan Menteri Agama Penanganan Kekerasan Seksual Mestinya Adil dan Masukkan Pendekatan Agama
 
Beri Kuliah Umum Mahasiswa Unair, Firli Bagikan Tips Sukses hingga Jadi Presiden
 
Tiga Kampus Muhammadiyah Ini Masuk Jajaran 10 Universitas Islam Terbaik Dunia Versi Uni Rank 2021
 
HNW Minta Kemenag Tindak Tegas Pemotong Bantuan Pesantren
 
Ratna Juwita Pertanyakan Alokasi Dana Abadi Pesantren Tak Tercantum di APBN 2022
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Mewah yang Siap Ubah Wajah Pariwisata Indonesia
Purbaya curhat: Saya menteri paling tidak beruntung di dunia
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]