Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

    
 
Pilpres
Deklarasi Jangkar-PAS Optimis Capai 33 Juta Relawan Dukung Prabowo - Sandi
2018-10-27 14:00:31

Tampak suasana saat acara deklarasi Relawan Jaringan Anak Bangsa Untuk Kedaulatan Rakyat, Prabowo-Sandi (JANGKAR-PAS).(Foto: BH /mnd)
JAKARTA, Berita HUKUM - Relawan Jaringan Anak Bangsa Untuk Kedaulatan Rakyat, Prabowo-Sandi (JANGKAR-PAS) mendeklarasikan di Jakarta pada Sabtu (27/10) optimis akan mencapai target secara nasional relawan Jangkar PAS sebanyak 33 juta orang yang siap memenangkan Capres Cawapres nomer urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga S Uno untuk Pemilu 2019 mendatang.

Tim pusat pemenangan Prabowo-Sandi, pengurus nasional JANGKAR-PAS yang hadir, serta perwakilan kordinator provinsi dari seluruh Indonesia. "Acara deklarasi ini rencananya akan dihadiri kira-kira dua ratusan orang relawan dari perwakilan berbagai provinsi di Indonesia," kata Tri Suharjanto, Sekjen Jangkar-PAS, Sabtu (27/10).

Jumlah target relawan sebanyak 33 juta orang, Jangkar-PAS memiliki prinsip gerakan 'Pemilih adalah Relawan, Relawan adalah Pemilih'. Dengan prinsip ini JANGKAR akan mendorong pemilih Prabowo-Sandi sebagai pemilih aktif yang akan memantau proses pilpres di lingkungan masing-masing.

"Jadi semua pemilih Prabowo-Sandi adalah bertugas sebagai saksi luar," papar Tri Suharjanto, mantan pendukung Anies Baswedan saat Pilgub DKI Jakarta lalu.

Salman Dianda Anwar, Koordinator umum Jangkar-PAS menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kehadiran rekan-rekan relawan pendukung Prabowo Sandi Capres 2019, demikian ungkapnya, saat acara Deklarasi Nasional dan Konferensi Pers oleh Jangkar-PAS (Jaringan Anak Bangsa untuk Kedaulatan Rakyat Prabowo Sandi) yang dilaksanakan di bilangan Pancoran, Jakarta Selatan. Sabtu (27/10).

Nampak turut hadir Ferry Mursyidan Baldan, Direktur Materi dan Debat pemenangan Prabowo-Sandiaga. Selain itu ratusan relawan Jangkar PAS berkumpul perwakilan nasional sebagian besar dari Sumatera, Jawa, Sulawesi, seperti Jatim, Jateng, Jawa Barat, Aceh, Sulsel, Riau, Kepri, Lampung, Sumsel dan lainnya turut hadir pada acara ini.

Tentu didasari dengan niat baik, Lanjutnya, "sudah tentunya kita sambut Ganti Presiden dengan ajang yang meriah pula," kemuka koordinator Jangkar PAS.

Adapun terkait dengan kondisi terkini ekonomi Indonesia, ujarnya, perlu dijelaskan dengan angka-angka, baik ditinjau dari RPJM tiap tahun biasanya meruncing.

"Ditambah lagi, asumsi nilai tukar rupiah juga semakin terpuruk. Situasi ekonomi yang 'sontoloyo' dan pembukaan tenaga kerja yang lebih banyak dari asing," cetus Salman, seraya merasa berdosa bila dipertahankan terus.

"Maka anggaplah ini semacam tobat saya, kesalahan besar apabila salah sempat dukung saat Pilpres lalu di kubu sebelah," tukasnya sesali.

Kemukanya dengan menyerukan, saat diruangan pertemuan bersama relawan, "Jangkar PAS" Ganti Presiden, "Jangkar PAS" Jayalah Indonesia" dilanjutkan sorakan para relawan yang hadir.

Lebih jauh, utara Salman bahwa dana yang dikumpulkan dari swakelola dan swadaya relawan, ditambah tidak ingin membebani pemimpin kedepan dengan biaya politik jelang Pilpres 2019.

"Sudah 1,5 tahun yang lalu relawan Jangkar-PAS terbentuk, relawan pemilih dan tidak dibayar. Saran Kami tiap relawan 5,5,5 dimana tiap orang punya tanggungjawab 5 (Lima) orang saja, sedari tingkat Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan, hingga tingkat Desa," paparnya.

"Hingga target bisa tercapai 33 juta suara nantinya," pungkasnya.(bh/mnd)

Share : |

 
Berita Terkait Pilpres
Dompet Dhuafa Benarkan 3 Tim Medis Serta 2 Mobil Diamuk Oknum Polisi
Pemerhati Hukum Siber: Pembatasan Akses Media Sosial Adalah Kebijakan Yang Aneh
Soal Gerakan Kedaulatan Rakyat, MUI DIY Sarankan Jokowi Mundur
Mengapa Situng Baru 92 %, KPU Tiba-Tiba Menyahkan Rekapitulasi Pilpres?
Pesan Aksi Damai, Prabowo: Kami Ingin Menegakkan Kebenaran dan Keadilan
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
AJI: Ada 7 Jurnalis Menjadi Korban Saat Meliput Aksi Demo 22 Mei
Dompet Dhuafa Benarkan 3 Tim Medis Serta 2 Mobil Diamuk Oknum Polisi
Pemerhati Hukum Siber: Pembatasan Akses Media Sosial Adalah Kebijakan Yang Aneh
Rekam Aksi Beringas Brimob Saat demo, Wartawan CNN Dianiaya
Korban Aksi 21/22 Mei, Anies Baswedan: Enam Orang Meninggal Dunia
FPI: Ada Pihak Ketiga Yang Ingin Mengadu Domba
Untitled Document

  Berita Utama >
   
AJI: Ada 7 Jurnalis Menjadi Korban Saat Meliput Aksi Demo 22 Mei
Pemerhati Hukum Siber: Pembatasan Akses Media Sosial Adalah Kebijakan Yang Aneh
Mengapa Situng Baru 92 %, KPU Tiba-Tiba Menyahkan Rekapitulasi Pilpres?
Pesan Aksi Damai, Prabowo: Kami Ingin Menegakkan Kebenaran dan Keadilan
Potret Pemilu 2019, LKPI: Ada 72,8 Persen Mengatakan Ada Banyak Kecurangan
Bawaslu Sebut 6,7 Juta Pemilih Tak Dapat C6 dan 17 Ribu TPS Telat Dibuka
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]