Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
BUMN
Dahlan Iskan: Dubes di Manila Sudah Seperti Marketing PT DI
Friday 31 May 2013 17:37:37

Menteri BUMN Dahlan Iskan, Jumat (31/5) ketika Jumpa Pers di Gedung Kementerian BUMN.(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
JAKARTA, Berita HUKUM - Dahlan Iskan ketika bersama para Wartawan dalam jumpa pers siang tadi mengatakan, ternyata pertumbuhan ekonomi Filipina sangat bagus. Sehingga pada kesempatan bertemu dengan Presiden Filipina Benigno Aquino kemarin, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut menawarkan Pesawat buatan PT Dirgantara Indonesia (Persero).

"Disana saya jualan Pesawat yang diproduksi oleh PT Dirgantara Indonesia (PT DI). Karena pas mereka sedang memerlukan Pesawat," tutur Dahlan Iskan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di hadapan para Jurnalis yang tengah berkumpul di ruangan lantai 17, Gedung Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (31/5).

Dikatakannya lagi bahwa Duta Besar Indonesia yang ada di Filipina, Yohanes Kristiarto Legowo sudah seperti marketing PT DI, sehingga apa yang diupayakannya semakin terbantu. " Dubes kita di Manila sangat menguasai, sudah seperti marketing PT DI," ujar Dahlan lalu tertawa.

Adapun yang ditawarkan Dahlan Iskan kepada pemerintah Filipina yaitu jenis Pesawat tipe NC 212, CN 235 dan CN 295. Dijelaskannya bahwa kemampuan Filipina sangat luar biasa. "Cadangan devisa mereka sebesar delapan puluh lima miliar dollar dan pertumbuhan ekonomi sudah 7,8 persen. Tahun lalu saja sudah lebih tinggi dari kita, yaitu 6,7 persen," pungkas Dahlan.(bhc/mdb)


 
Berita Terkait BUMN
 
Pakar Koperasi: Justru Erick Thohir yang Lakukan Pembubaran BUMN
 
Kasus Dugaan Korupsi PLN Batubara, Kejati DKI Kumpulkan Data dan Keterangan Sejumlah Pihak
 
Legislator Desak Batalkan IPO PT Pertamina Geothermal Energy
 
Terkait Anggaran Proposal Rp100 Miliar Acara Temu Relawan Jokowi di GBK, Ini Klarifikasi Mantan Sekjen Projo
 
Komisi VI Setujui Tambahan PMN 3 BUMN
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Mewah yang Siap Ubah Wajah Pariwisata Indonesia
Purbaya curhat: Saya menteri paling tidak beruntung di dunia
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]