Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Jokowi
Belum Tentu yang Sadap Jokowi Lawan Politik PDIP
Sunday 23 Feb 2014 01:02:38

Rumah Dinas Jokowi disadap.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Penyadapan yang terjadi di rumah dinas Gubernur DKI Jakarta Jokowi berada di antara fakta dan pencitraan. Banyak kemungkinan mendasari latar belakang penyadapan itu, tidak tertutup kemungkinan sang pelaku berasal dari lingkungan Jokowi itu sendiri.

"Belum tentu yang menyadap lawan politik PDIP, internal PDIP sendiri kan belum bulat soal pencapresan," tutur pengamat politik dari Charta Politica Yunarto Wijaya dalam diskusi Polemik yang digelar Sindo Trijaya di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (22/2).

Walau tidak yakin PDIP melakukan kebohongan publik soal penyadapan ini, Yunarto mengatakan opsi pelaporan polisi lebih baik daripada hanya diam saja. Resikonya besar bila penyadapan ini cuma akal-akalan orang PDIP saja.

"Resikonya terlalu besar. Kalau ini dibuka di polisi,maka ini akan terjadi pendidikan politik," katanya.

Penemuan alat sadap di rumah dinas Jokowi terjadi pada Desember 2013. Alat sadap itu ditemukan di kamar tidur, ruang makan untuk rapat, dan ruang tamu pribadi.(dtk/gah/nik/bhc/sya)


 
Berita Terkait Jokowi
 
PDIP persilakan Jokowi keliling Indonesia: Tunjukkan ijazah asli!
 
Usai Resmi Ditahan, Hasto Minta KPK Periksa Keluarga Jokowi
 
Jokowi Bereaksi Usai Connie Bakrie Sebut Nama Iriana,Terlibat Skandal Pejabat Negara?
 
PKS Minta Jokowi Lakukan Evaluasi, Tak Sekadar Minta Maaf
 
PKB Sebut Selain Minta Maaf, Jokowi Juga Harus Sampaikan Pertanggungjawaban
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]