Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
MRT
Arsitek: Proyek MRT Belum Miliki Amdal yang Kuat
Thursday 06 Jun 2013 18:38:58

Mass Rapid Transit (MRT).(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Proyek transportasi publik Mass Rapid Transit (MRT) dinilai belum memiliki amdal (analisis dampak lingkungan) yang kuat.

Menurut Arsitektur Perkotaan Nirwono Yoga, proyek tersebut sangat bagus untuk mendukung mobilitas masyarakat perkotaan dan mengurai kemacetan.

“Saya setuju dengan MRT, namun ada hal yang sangat disayangkan karena proyek itu tidak didukung oleh amdal (analisis dampak lingkungan) yang kuat,” katanya, Kamis (6/6).

Dia menjelaskan, amdal tersebut tidak hanya berdasarkan lingkungan alam tapi juga pertimbangan sosial dan ekonomi masyarakat di sekitar MRT.

“Kalau amdal sosial dibuka secara gamblang, maka tidak mungkin terjadi penolakan seperti dari warga Fatmawati,” ujarnya, seperti dikutip bisnis.com.

Lanjut Nirwono, sejauh ini amdal dalam proyek besar tersebut belum pernah dipublikasikan kepada masyarakat luas dan belum ada rencana masterplan ruang kiri dan kanan bagi masyarakat dan pengembang.

“Seharusnya itu (masterplan dan amdal) harus dikerjakan sebelum pelaksaan fisik dilakukan,” katanya.

Seperti diketahui, sebelumnya masyarakat jalan Fatmawati Jakarta Selatan dengan menggunakan puluhan delman, mobil, barongsai, dan alat musik berkeliling dan menolak MRT yang akan dibuat oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.(bsn/bhc/opn)


 
Berita Terkait MRT
 
MRT Business Space di Stasiun Bundaran HI Gratis Hingga 31 Desember 2021
 
PT MRT Jakarta (Perseroda) Hadirkan Ruang Musik Marti
 
Gubernur Anies Resmikan Penamaan Stasiun ASEAN MRT Jakarta
 
Selama April 2019, Tarif MRT Diskon 50 Persen
 
Program MRT Bukan Keberhasilan Jokowi Sendiri
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]