Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
MRT
Anies Baswedan Apresiasi Seluruh Pekerja Pembangunan MRT
2019-03-25 10:44:47

Anies: Ibu dan Bapak yang saya hormati, saya menuliskan pesan ini untuk ucapkan terima kasih. Mengirimkan apresiasi pada semua pekerja yang pernah berpeluh siang malam untuk membangun MRT Jakarta.(Foto: @aniesbaswedan)
JAKARTA, Berita HUKUM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada para pekerja pembangunan Moda Raya Transportasi (MRT).

"Ibu dan bapak yang saya hormati, saya menuliskan pesan ini untuk mengucapkan terima kasih. Mengirimkan apresiasi pada semua yang pernah bekerja untuk membangun MRT ini," begitu kalimat yang diunggah melalui akun media sosial Anies Baswedan terverifikasi, Minggu (24/3).

Anies mengatakan, meski sudah berkali-kali ikut menggunakan MRT, namun pagi tadi punya kesan berbeda karena merupakan hari bersejarah MRT diresmikan.

Anies mengaku, dalam perjalanan menuju lokasi acara tadi, wajah para pekerja itulah yang muncul di benaknya.

"Mereka yang berpeluh siang malam. Saya tahu persis karena hampir setiap malam lewat sekitar tiang-tiang pancang. Di malam gulita, saat mayoritas warga telah tidur, Anda semua masih berkeringat. Bekerja tanpa henti," lanjutnya.

Anies menambahkan, MRT adalah kristal cemerlang dari keringat dan kerja keras para pekerja. Bangsa Indonesia, sambungnya, memang memiliki stamina untuk membuat karya monumental lintas masa, salah satu contohnya yakni Candi Borobudur yang dibangun selama lebih dari 100 tahun.

"Kita kagum karyanya, tapi tak pernah kenal nama-nama para pekerjanya. Memang para pekerja di balik karya besar selalu tersembunyi, tapi karyanya dirasakan dan membanggakan," terangya.

Anies meminta kepada Direksi PT MRT Jakarta agar setiap nama yang terlibat dicatat atau didokumentasikan, sekecil apapun termasuk para pekerja paling operasional. Tujuannya, agar masyarakat Indonesia, khususnya Jakarta mengenal orang-orang yang bekerja keras dalam sunyi untuk mengubah wajah Ibukota.

Menurutnya, para pekerja tersebut telah mengubah wajah Ibukota. Hasil kerja mereka akan memudahkan hidup jutaan orang selama puluhan tahun yang akan datang. Warga Jakarta pasti merasakan karya mereka yang bekerja jauh dari sorotan publik tapi berbekas sepanjang sejarah.

"Atas nama rakyat Jakarta, saya mengirimkan rasa terima kasih dan rasa hormat pada ibu, bapak dan saudara semua, di manapun Anda berada, kami mendoakan. Semoga tiap butir keringat itu akan dicatat sebagai amal shaleh, dan setiap kemudahan yang dirasakan oleh pengguna MRT akan dicatat sebagai amal jariyah bagi Anda semua," tandasnya.(beritajakarta/bh/sya)


 
Berita Terkait MRT
 
MRT Business Space di Stasiun Bundaran HI Gratis Hingga 31 Desember 2021
 
PT MRT Jakarta (Perseroda) Hadirkan Ruang Musik Marti
 
Gubernur Anies Resmikan Penamaan Stasiun ASEAN MRT Jakarta
 
Selama April 2019, Tarif MRT Diskon 50 Persen
 
Program MRT Bukan Keberhasilan Jokowi Sendiri
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]