Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Legislatif    
 
Listrik
Alihkan Subsidi Listrik PLN ke Kementerian ESDM
Monday 18 Feb 2013 18:13:21

Anggota Komisi VII DPR RI, Asfihani (F-PD).(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Anggota DPR Asfihani (F-PD) mengeluhkan program PLN banyak yang tidak berjalan dilapangan, karena itu, dia mengusulkan agar anggaran Rp. 10 Triliun untuk subsidi listrik yang diberikan kepada PLN dialihkan saja kepada Kementerian ESDM khususnya Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi energi (Dirjen EBTKE) dan Dirjen Ketenagalistrikan.

"Banyak sekali program pemerintah gagal karena memang program PLN banyak yang tidak jalan," tegasnya

Sementara Daryatmo (F-PDIP) mengatakan, rasio elektrifikasi dari tahun 2008-2012 ternyata posisi tiga terendah tingkatnya masih diduduki oleh Propinsi NTB, NTT dan Papua, dan tertinggi yaitu DKI Jakarta, NAD, dan Kepulauan Riau.

"Kalau rasio ini ditampilkan maka membentuk garis sejajar dan persoalan yang muncul itu apa yang dikerjakan oleh pemerintah atau kementerian jadi ini terkesan kerjanya "as usual"saja," tegasnya. karena memang, rasio elektrifikasi terendah tidak bergeser dan bergerak ke titik puncaknya.

Nur Yasin (F-KB) mengatakan, elektrifikasi walaupun sudah 76 persen ternyata distribusinya masih belum merata diterima oleh rakyat kecil. "Bahkan ada desa di Kaltim walaupun penghasil gas ternyata ada yang masih belum terjangkau listrik, ini harus diperhatikan juga faktor keadilannya," ujarnya.

Dia menambahkan, bahkan ada disejumlah daerah para pelanggan besar mendistribusikan listrik kepada rakyat kecil dengan biaya tinggi. "Temuann kasus ini sangat meresahkan sekali," paparnya.(si/dpr/bhc/rby)


 
Berita Terkait Listrik
 
PLN Batalkan Program Kompor Listrik, Rudi Hartono: Sebelumnya Tidak Ada Kajian
 
Penghapusan Golongan Listrik 450 VA Bakal Bebani Rakyat Kecil
 
Legislator Pertanyakan Wacana Kenaikan TDL ke Menteri ESDM
 
Legislator Pertanyakan 'Road Map' Program 35 Ribu MW Listrik Untuk Indonesia
 
Legislator Kritisi Mahalnya Harga Listrik
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]