Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
BUMN
Abdee Slank, dari Gitaris, Pendukung Jokowi, Kini jadi Komisaris Telkom
2021-05-29 14:05:03

JAKARTA, Berita HUKUM - Menteri BUMN, Erick Thohir merombak susunan dewan direksi dan komisaris PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, Jumat (28/5).

Erick Thohir memberhentikan memberhentikan Rhenald Kasali dari Komisaris Utama.

Juga Marsudi Wahyu Kisworo dan Chandra Arie Setiawan dari Komisaris Independen, serta Alex Denni dan Ahmad Fikri Assegaf dari posisi Komisaris.

Sebagai gantinya, mantan bos Inter Milan itu mengangkat sejumlah tokoh menjadi komisaris baru PT Telkom.

Dalam daftar komisaris baru perusahaan telekomunikasi pelat merah ini, ada satu nama yang menarik perhatian, yaitu Abdi atau Abdee Slank.

Selama ini, Abdee Slank dikenal sebagai musisi sekaligus gitaris band Slank.

Kini, Abdee Slank diangkat menjadi salah satu komisaris di PT Telkom.

Saat Pilpres 2014, Abdee Slank secara terang-terangan mengaku mendukung Joko Widodo (Jokowi).

Abdee Slank juga ikut menjadi inisiator Konser Salam 2 Jari: Menuju Kemenangan Jokowi-JK yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada 2014.

Konser itu merupakan puncak dari rangkaian kegiatan kampanye Revolusi Harmoni untuk Revolusi Mental dalam rangka mendukung pasangan Jokowi dan Jusuf Kalla.

"Konser Salam 2 Jari: Menuju Kemenangan Jokowi-JK, inisiatif dari teman-teman kreatif dari dunia kreatif."

"Ada musisi, scientist, perupa, banyak orang-orang kreatif."

"Kami menamakan (rangkaian kegiatan kampanye itu) Revolusi Harmoni untuk mendukung Revolusi Mental," ujar Abdee Slank saat itu.

Dukungan Abdee Slank pada sosok Jokowi pun terus berlanjut hingga Pilpres 2019.

Bersama Slank, mereka menggelar acara bertajuk Konser Putih Bersatu Menuju Kemenangan Indonesia Maju di GBK, Jakarta pada 13 April 2019.

Dikutip dari Kompas.com, Abdee mengungkapkan, pagelaran itu merupakan wujud dari keinginan rakyat untuk memenangkan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin dalam Pilpres 2019.

Jadi Komisaris PT Telkom

Terbaru, Abdee Slank diangkat menjadi komisaris independen PT Telkom oleh Menteri BUMN Erick Thohir.

Pengumuman Abdee Slank menjadi komisaris dilakukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom yang digelar pada Jumat (28/5/2021).

Selain Abdee Slank, nama lain yang diangkat menjadi komisaris adalah mantan Menteri Riset dan Teknologi sekaligus Komisaris Bukalapak, Bambang Brodjonegoro, sebagai Komisaris Utama Telkom.

Menemani Abdee Slank sebagai komisaris independen adalah Bono Daru Adji.

Selain itu, Erick mengangkat Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Isa Rachmatarwata dan Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga sebagai Komisaris Telkom.(Tribunnews/Kompas/bh/sya)


 
Berita Terkait BUMN
 
Pakar Koperasi: Justru Erick Thohir yang Lakukan Pembubaran BUMN
 
Kasus Dugaan Korupsi PLN Batubara, Kejati DKI Kumpulkan Data dan Keterangan Sejumlah Pihak
 
Legislator Desak Batalkan IPO PT Pertamina Geothermal Energy
 
Terkait Anggaran Proposal Rp100 Miliar Acara Temu Relawan Jokowi di GBK, Ini Klarifikasi Mantan Sekjen Projo
 
Komisi VI Setujui Tambahan PMN 3 BUMN
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]