Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Tambang
3 Pekerja Eskavator dan Bulldozer di Tambang Batu Bara Kukar Tertimbun Longsor
Saturday 30 Jan 2016 15:42:10

Ilustrasi. Pekerja sedang melakukan aktivitas pekerjaan di pertambangan.(Foto: Istimewa)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Tiga orang pekerja tambang Batu bara di lokasi tambang milik PT. REP dengan sub kontraktor PT. Lembuswana Perkasa yang berlokasi di Kelurahan Bukit Merdeka RT. 09 Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim) tertimbun longsor saat mengambil tanah pada, Kamis (28/1) lalu sekitar pukul 05.15 Wita.

Informasi yang berhasil dihimpun pewarta BeritahUKUM.com hingga Jumat (29/10) sore menyebutkan, kejadian yang menimpa 3 orang pekerja tambang tertimbun bersama satu mobil truk dan alat berat saat menggali tambang batu bara di lokasi tambang PT. REP subkon dari PT. lembuswana Perkasa pada Jumat pagi, ketiganya berhasil di evakuasi, namun salah seorang pekerja meninggal dunia.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kaltim Komisaris Besar Fajar Setiawan, yang dihubungi pewarta membenar akan kejadian tersebut, Fajar mengatakan bahwa, ketiganya tertimbun longsor bersama truk dan alat berat di lokasi tambang batu bara milik REP dengan sub kontraktor PT Lembuswana Perkasa di Kelurahan Bukit Merdeka, RT 09, Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara.

"Kejadian tersebut dua pekerja berhasil selamat dengan cara melompat, sementara tiga pekerja tertimbun longsor bersama truk dan alat berat dan hingga kini masih dilakukan upaya evakuasi," ujar Fajar Setiawan.

Ketiga pekerja yang tertimbun longsor tersebut adalah Sanur sebagai operator eksavator, Novi sebagai sopir truk, serta Nasiran sebagai operator buldozer.

Kabid Humas Polda Kaltim juga menjelaskan bahwa peristiwa tersebut berawal saat kelima operator alat berat tengah melakukan pengambilan tanah di lokasi tambang tiba-tiba tanah longsor dan langsung menimbun kelima alat berat tersebut, dua pekerja berhasil selamat dengan cara melompat dan menyelamatkan diri, jela Fajar.

"Kedua pekerja yang selamat saat ini masih dalam perawatan di Puskesmas Samboja," ujarnya.

Komandan Koramil Samboja, Kutai Kartanegara, Kapten Inf. Agung Subekti sebelumnya mengatakan bahwa, satu dari tiga pekerja tambang batu bara yang dilaporkan tertimbun reruntuhan tanah di sebuah areal perusahaan tambang di Kecamatan Samboja, Kabupaten Kukar akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa pada, Jumat (29/1), korban diketahui bernama Novit (35), ditemukan mengapung di kolam bekas galian tambang pada Jumat pagi sekira pukul 09. 40 Wita.

Korban merupakan pekerja PT Lembuswana Perkasa, perusahaan pertambangan batu bara yang beroperasi di Kelurahan Bukit Merdeka, Kecamatan Samboja, itu, langsung dievakuasi tim SAR ke rumah Sakit Samboja.

Hingga saat ini tim SAR gabungan dari Kepolisian, TNI dan Basarnas Balikpapan masih terus melakukan pencarian dua operator alat berat yang tertimbun longsor sejak Kamis (28/1)i pagi sekira pukul 05.15 Wita, dengan cara menyedot air di kolam bekas galian tambang untuk mencari kedua operator alat berat tersebut, pungkas Agung.(bh/gaj)

Share : |

 
Berita Terkait Tambang
KPK Akui Maraknya Penyalahgunaan Izin Tambang Jelang Pilkada
Komisi VII Desak Ditjen Minerba Evaluasi Izin Ekspor Pertambangan
Ijon Politik Tambang
Industri Tambang Harus Apresiasi Lingkungan
Tambang Minyak, Mineral dan Batubara Jangan Dijadikan Komoditas Politik
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Sudirman Said Cecar Kegagalan Ganjar Pranowo Saat Debat Pilkada Jateng 2018
Menanggapi Tudingan PDIP, Ketua DPP Partai Demokrat: Saat Ini Yang Panik PDIP
Soal Tarif Integrasi Tol JORR Rp 15.000, Ini Penjelasan Kementerian PUPR
Anggota DPR RI PDIP Herman Hery Dilaporkan ke Polisi terkait Pengeroyokan
Rachmawati Soekarnoputri: Jokowi Jauh dari Trisakti, 2019 Harus Ganti Presiden!
TNI Miliki Peran Penting Dalam Sukseskan Program Nasional
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Menanggapi Tudingan PDIP, Ketua DPP Partai Demokrat: Saat Ini Yang Panik PDIP
Anggota DPR RI PDIP Herman Hery Dilaporkan ke Polisi terkait Pengeroyokan
APMI: Rizal Ramli Mampu Bawa Indonesia sebagai Kejayaan Negara Maritim
Polda Metro Segera Terapkan Tes Psikologi dalam Penerbitan SIM
Pantau Pelayanan Publik, Ombudsman Sidak Ke Bandara Soekarno Hatta
Habib Rizieq Berharap SP3 Serupa Bisa Diberikan Juga ke Ulama dan Aktivis 212
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]