| Thailand |
|
|
| |
| Pemilu Thailand: Pemilih Muda Ingin Ada Perubahan Mendasar | 2023-05-12 01:30:10 |
 |
THAILAND, Berita HUKUM - Setelah bertahun-tahun di bawah rezim militer, warga Thailand akhirnya bisa ikut pemilu lagi. Banyak pemilih muda berharap adanya perubahan mendasar dan pengaruh keluarga kerajaan mengendur.
Jika tidak ada perubahan dramatis, Thailand akan melaksanakan pemilihan umum????? hari Minggu, 14 Mei 2023, sejak militer tahun 201 ...Berita Selengkapnya |
| Demonstrasi Thailand: Mengapa Kaum Muda Memimpin Aksi Besar-besaran dan Bersedia Melawan Hukum? | 2020-10-18 06:21:35 |
 |
THAILAND, Berita HUKUM - Ribuan anak muda di Thailand menentang pemerintah, turun ke jalan, dan menyerukan perubahan dalam sejumlah aksi protes pro-demokrasi. Demonstrasi ini merupakan aksi terbesar yang pernah terjadi di negara itu sejak beberapa tahun terakhir.
Pemberlakuan dekrit darurat yang melarang demonstrasi semacam itu telah dikeluarka ...Berita Selengkapnya |
| Mahasiswa Tuntut Perdana Menteri Thailand Turun dan Reformasi Monarki, 'Ganyang Feodalisme,Hidup Rakyat!' | 2020-09-20 11:32:44 |
 |
THAILAND. Berita HUKUM - Demonstrasi menuntut pengunduran diri perdana menteri dan reformasi monarki di ibu kota Thailand, Bangkok, terus berlanjut pada hari Minggu (20/9).
Dalam aksinya, pengunjuk rasa telah memasang plakat di dekat Istana Kerajaan di Bangkok yang menyatakan bahwa "negara itu milik rakyat dan bukan raja".
Para pimpinan p ...Berita Selengkapnya |
| Mengapa Pemilu Thailand Diwarnai 'Keganjilan'? Media dan Peretas Pun Dituding | 2019-03-27 19:01:27 |
 |
THAILAND, Berita HUKUM - Pemilu di Thailand disebut diwarnai dengan keganjilan dan Komisi Pemilihan Umum Thailand berdalih hal itu terjadi karena kesalahan teknis manusia, media massa, hingga para peretas.
Sementara itu, dua kubu yang bersaing dalam pemilihan pertama Thailand sejak kudeta militer pada 2014 mengatakan mereka berencana untuk memb ...Berita Selengkapnya |
| Sempat Hidup Mewah, Mantan Biksu Thailand Divonis Penjara Lebih 100 Tahun | 2018-08-10 04:53:56 |
 |
THAILAND, Berita HUKUM - Mantan biksu dari Thailand, Wirapol Sukphol, dinyatakan bersalah dalam kasus penipuan dan pencucian uang sehingga dijatuhi hukuman penjara selama 114 tahun.
Pengadilan di ibu kota Thailand menjatuhkan vonis dalam sidang Kamis ini (9/8).
Kasus ini mencuat ke publik ketika beredar video di YouTube tahun 2013 yang menu ...Berita Selengkapnya |
| Wartawan Dibebaskan dari Tuduhan Menghina Militer Thailand | Wednesday 02 Sep 2015 13:09:15 |
 |
THAILAND, Berita HUKUM - Sebuah pengadilan di pulau Phuket, Thailand selatan, membebaskan dua wartawan dari tuduhan menghina angkatan laut dan melanggar Hukum Pidana Komputer.
Chutima Sidasathian dan warga Australia, Alan Morison, dari situs berita Phuketwan, menghadapi kemungkinan hukuman penjara karena sebuah kalimat dari artikel yang ditulisn ...Berita Selengkapnya |
| 'Ledakan Bom di Kuil Erawan Bangkok Ingin Cederai Ekonomi Thailand' | Tuesday 18 Aug 2015 17:24:02 |
 |
BANGKOK, Berita HUKUM - Menteri Pertahanan Thailand mengatakan siapapun yang meletakkan bom di sebuah kuil di Bangkok berniat mengincar turis asing dan mencederai sektor pariwisata sekaligus ekonomi Thailand. Kepada sejumlah wartawan, Menteri Pertahanan Prawit Wongsuwan mengklaim jatuhnya korban asal luar negeri memang telah diniatkan pelaku.
“K ...Berita Selengkapnya |
| Thailand Mencabut UU Darurat Militer | Thursday 02 Apr 2015 14:19:29 |
 |
THAILAND, Berita HUKUM - Pemerintahan militer Thailand mengumumkan pencabutan UU darurat militer hari Rabu (1/4). Pengumuman itu disampaikan oleh Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh stasiun televisi di sana.
UU darurat militer diberlakukan di negeri Gajah Putih itu sejak bulan Mei 2014, ketika militer me ...Berita Selengkapnya |
| Mantan PM Thailand Dimakzulkan karena Kasus Subsidi Beras | Saturday 24 Jan 2015 05:14:34 |
 |
THAILAND, Berita HUKUM - Para legislator di Thailand memberikan suara untuk memakzulkan mantan perdana menteri Yingluck Shinawatra serta melarangnya terlibat dalam kancah politik selama lima tahun. Tindakan ini berkaitan dengan keterlibatan Yingluck dalam skema subsidi beras yang kontroversial yang kehilangan miliaran dolar.
Sebelumnya pada hari ...Berita Selengkapnya |
| Junta Thailand Janjikan Pemilu pada Oktober 2015 | Sunday 29 Jun 2014 00:32:23 |
 |
THAILAND, Berita HUKUM - Pemimpin militer Thailand menjanjikan akan kembali ke demokrasi tapi mengatakan pemilu baru akan terjadi pada Oktober 2015. Jend. Prayuth Chan-ocha mengatakan dalam sebuah pidato bahwa konstitusi interim akan diadopsi bulan depan.
Kabinet sementara akan memerintah hingga pemilu diadakan tahun depan.
Militer merebut ke ...Berita Selengkapnya |
|
|