Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

    Nazaruddin
 
Menunggu Patukan Sang Burung Nazar | Sunday 24 Mar 2013 03:58:59

KAPAK sayap ‘Burung Nazar’ melanglang dunia menghindari jerat hukum, akhirnya dipaksa harus berhenti. Si burung nazar itu tak lagi berkutik, saat tertangkap dua polisi di Cartagena, Kolombia. Kabar teranyar ini, dengan cepat langsung menyita pemberitan nasional. Bahkan, sebagian besar media online maupun cetak serta elektronik menjadikannya sebag ...

Nazaruddin Siap Bongkar Lima Politisi Penerima Suap | Wednesday 15 Feb 2012 02:23:55

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Muhammad Nazaruddin siap membongkar lima orang politisi Senayan yang menerima uang commitment fee dari Angelina Sondakh. Hal ini akan dilakukan kalau mantan Wasekjen Partai Demokrat itu berbohong dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Rabu (15/2) ini.

"Kami harapkan dalam sidang nanti, Angie (sapaan akrab Angelina S
...

Rosa: Anas Bersama Nazaruddin Pemilik Permai Group | Monday 16 Jan 2012 13:41:28

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Kesaksian mengejutkan kembali dibeberkan Mindo Rosalina Manulang alias Rosa Menulang dalam pesidangan terdakwa Muhammad Nazaruddin. Saksi kunci ini kembali menyebut nama Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Namanya tercantum sebagai pemilik perusahaan Permai Group bersama Nazaruddin.

"Setahu saya (selain
...

Nazaruddin Protes Tidak Ditanya Soal Bertemu SBY | Wednesday 30 Nov 2011 18:42:55

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Terdakwa Muhammad Nazaruddin berusaha menyeret Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam upaya pelariannya, sebelum ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan wisma atlet SEA Games XXVI/2011.

Penyebutan SBY berawal dari keberatan Nazaruddin ketika hakim ketua Dharmawat
...

Berkas Penuntutan Dilimpahkan, Nazaruddin Segera Diadili | Thursday 24 Nov 2011 18:22:30

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas perkara dugaan korupsi pembangunan wisma atlet SEA Games XXVI/2011 atas nama terdakwa Muhammad Nazaruddin ke Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (24/11) ini.

Dengan pelimpahan ini, paling cepat, kata Johan, Nazar akan disidangkan pada akhir November ini. "Sudah dil
...

Status Nazaruddin Saksi Dalam Kasus Laporan Anas | Friday 18 Nov 2011 15:50:40

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Polri menegaskan bahwa status Muhammad Nazaruddin dalam kasus pencemaran nama baik Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum itu, masih sebagai saksi. "Kasus yang dilaporkan Pak Anas itu, penyidik masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi,” kata kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Saud Usman Nasution di Mabes Polri, Jakart ...

Nazaruddin Jadi Tersangka Lagi | Thursday 17 Nov 2011 18:07:29

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Bareskrim Polri menetapkan Muhammad Nazaruddin sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik terhadap Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Hal ini terungkap dalam Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang diterima Kejaksaan Agung.

"Ada SPDP dari Mabes Polri Nomor B85/VIII/2011/Dit Pidum tertanggal 1
...

Chandra Akui Empat Kali Bertemu Nazaruddin | Friday 23 Sep 2011 19:16:18

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Wakil Ketua KPK Chandra M Hamzah akhirnya berani buka-bukaan soal pertemuan dirinya dengan tersangka tersangka kasus suap Wisma Atlet SEA Games 2011, Muhammad Nazaruddin. Bahkan, ia tidak menolak bahwa pernah bertemu dengan Nazaruddin hingga empat kali.

Pertemuan pertama terjadi pada 2008. Namun, pertemuan itu bukan
...

Politisasi Kasus Nazaruddin Mulai Terlihat | Tuesday 23 Aug 2011 01:59:32

JAKARTA-Kekhawatiran politisasi kasus hukum mantan bendahara umum DPP Partai Demokrat M. Nazaruddin, mulai tampak. Apalagi, setelah ada surat balasan dari Presiden SBY untuk Nazaruddin tertanggal 21 Agustus 2011.

Surat balasan itu, menanggapi surat Nazaruddin yang dikirim sebelumnya tertanggal 18 Agustus 2011. "Dimensi politik kasus ini semakin
...

Penyelesaian Kasus Nazaruddin Harus Konkret dan Tuntas | Friday 19 Aug 2011 18:53:53

*Beri kenyamanan untuknya, agar bisa ‘bernyanyi’ lagi

JAKARTA-Kasus Nazaruddin harus digunakan sebagai momentum untuk membongkar skandal megakorupsi yang melibatkan banyak pihak. Untuk itu, momentum tersebut tidak boleh dilewatkan begitu saja tanpa penyelesaian yang konkret.

"Jangan sampai hilang momentum itu. Ingat, Indonesia sudah dua kali
...



Next Last


Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


 Berita Utama >
   
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
Prabowo sentil 'Hijau-Cokelat' jadi beking pelanggar hukum
Pidato Presiden Tunjukkan Komitmen Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi
Aliansi PHPI Sorot Kinerja Polda Metro, Proses Hukum Kasus Pelecehan Seksual 3 Wanita Tak Kunjung Tuntas
Polri Amankan 321 WNA Operator Judi Online Scam Jaringan Internasional di Kawasan Hayam Wuruk
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Untitled Document

  Berita Terkini >>
   
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
KPK Tangkap 1.880 Pelaku Korupsi Selama 22 Tahun Berdiri
Gedung 13 Lantai RS Roemani Resmi Berdiri, Muhammadiyah Dobrak Mitos Angka Horor!
Prabowo sentil 'Hijau-Cokelat' jadi beking pelanggar hukum
Akademikus kritik narasi optimisme pemerintah: Jauh dari realitas, minim empati


Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]