| MAKI |
|
|
| |
| MAKI Desak KPK Percepat Penuntasan Dugaan Korupsi di BPD Kaltim-Kaltara Rp 240 Milyar | 2022-02-25 22:09:39 |
 |
JAKARTA, Berita HUKUM - Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, SH mendesak KPK mempercepat penuntasan dugaan korupsi di BPD Kaltim-Kaltara senilai Rp. 240 milyar.
Seperti yang sudah diwartakan Hasanuddin Mas'ud, kakak kandung Abdul Gafur Mas'ud, Bupati non aktif Kabupaten Paser Penajam yang belum lama ini dicokok KPK, dilaporkan ke Komisi Anti Ras ...Berita Selengkapnya |
| MAKI: Banyak Jabatan Eselon II yang Masih Kosong, Jaksa Agung Dinilai Lamban Mengisinya | 2021-07-05 17:05:18 |
 |
JAKARTA, Berita HUKUM - Beberapa jabatan eselon II di lingkungan Kejaksaan Agung (Kejagung) yang hingga kini masih kosong. Ironisnya jabatan yang sudah lama kosong itu seperti Sekretaris Jaksa Agung Muda (Sesjam) dan yang lainnya hingga kini belum terisi.
Terkait hal itu, Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman meni ...Berita Selengkapnya |
| MAKI Laporkan Dugaan Korupsi Dana Bagi Hasil Pajak Pemprov Sumsel | 2018-03-12 12:23:21 |
 |
JAKARTA, Berita HUKUM - Masyarakat Anti Korupsi Indonesia(MAKI) mengendus dugaan korupsi, gratifikasi dan TPPU Pemprov Sumsel. Laporan MAKI ini berdasarkan hasil audit BPK RI atas laporan keuangan pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk tahun anggaran 2016 Nomor 39.C/LHP/XVII.PLG/05/2017 tanggal 30 mei 2017 buku III halaman 48 s/d 52.
Atas d ...Berita Selengkapnya |
| LSM MAKI Laporkan Dugaan Korupsi di Jalur Pantura ke KPK | Friday 02 Aug 2013 22:32:14 |
 |
JAKARTA, Berita HUKUM - LSM Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) melaporkan dugaan korupsi di jalur Pantura. MAKI melaporkan dugaan penyimpangan yang merugikan keuangan negara pada beberapa proyek di salah satu jalur terpadat di Indonesia itu.
Dalam rilis yang diterima wartawan di gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (2/8), ...Berita Selengkapnya |
| MAKI (Masyarakat Anti Korupsi Indonesia): Fasilitas Negara Dimanfaatkan SBY Urus Demokrat | Sunday 10 Feb 2013 10:58:02 |
 |
JAKARTA, Berita HUKUM - Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menyesalkan sikap para pejabat dari Partai Demokrat yang tidak bisa membedakan urusan partai dan urusan negara. SBY dinilai membiarkan para pejabat dari PD hadir dengan mengunakan fasilitas negara berupa mobil pribadi beserta motor pengawal (Vorijder).
"SBY biarkan dan bahkan izin ...Berita Selengkapnya |
|
|