| Kwik Kian Gie |
|
|
| |
| Kwik Kian Gie: Pemimpin Indonesia Berjiwa 'Budak'! | Tuesday 14 Apr 2015 00:44:29 |
 |
JAKARTA, Berita HUKUM - Amerika berencana mengadakan HUT kemerdekaannya tiga hari berturut turut secara besar besaran di Anjungan Pantai Losari Makassar juga berencana latihan gabungan militer dengan Indonesia untuk perangi ISIS. Bukankah ini sebuah intervensi? Mengapa itu semua bisa terjadi? Jawabannya dapat Anda temukan dalam wawancara wartawan M ...Berita Selengkapnya |
| Kwik Sebut Jokowi Sudah Terbukti Langgar Konsititusi | Thursday 02 Apr 2015 07:30:34 |
 |
JAKARTA, Berita HUKUM - Mantan menteri koordinator ekonomi keuangan dan industri, Kwik Kian Gie menuding Presiden Joko Widodo telah melakukan pelanggaran terhadap konstitusi. Pasalnya, presiden yang dikenal dengan sapaan Jokowi itu telah menyerahkan harga bahan bakar minyak (BBM) kepada mekanisme pasar.
Berbicara dalam diskusi bertajuk "Ekonomi ...Berita Selengkapnya |
| Lewat Kwik Kian Gie, KPK Selidiki BLBI | Tuesday 02 Apr 2013 22:15:55 |
 |
JAKARTA, Berita HUKUM - Kasus yang telah lama mangkrak yakni Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), kini mulai digarap lagi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hari ini, Selasa (2/4) KPK telah memeriksa ahli ekonomi, Kwik Kian Gie terkait dalam kasus itu. Mantan Menteri Koordinator Perekonomian era Megawati Soekarno Puteri itu berkali-kali ...Berita Selengkapnya |
| Menteri Era Megawati Diperiksa KPK | Tuesday 02 Apr 2013 14:02:25 |
 |
JAKARTA, Berita HUKUM - Kwik Kian Gie, Menteri Koordinator di era Presiden Megawati diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (2/4). Belum ada yang memastikan terkait kasus apa Kwik diperiksa. Sebab, saat mendatangi KPK, Kwik mengaku pemeriksaan rahasia. Pihak KPK pun belum bisa memastikan untuk kasus apa Kwik diperiksa.
Kwik yang tib ...Berita Selengkapnya |
| Kwik Kian Gie: Iklan Tentang UU No. 22 / 2001 di Kompas Itu Iklan Kaleng | Tuesday 11 Sep 2012 14:43:58 |
 |
JAKARTA, Berita HUKUM - Siang ini, Selasa (11/09), Dewan Pers kedatangan tamu. Tamu tersebut, yaitu Kurtubi, Kwik Kian Gie, dan Sri Edi Swasono. Mereka mendatangi Dewan Pers untuk mengadukan iklan soal UU Migas.
Dalam kurun waktu tiga kali, 9, 17, dan 27 Agustus kemarin, Kompas mengeluarkan iklan yang tidak jelas sumber dan faktanya.
Mereka ...Berita Selengkapnya |
|
|