Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

    Buzzer
 
Ustadz Yahya Waloni Ditangkap, MS Kaban: Pisau Polisi Kian Tajam, Tapi Tak Pernah Berani Sentuh Buzzer! | 2021-08-28 07:11:27

JAKARTA, Berita HUKUM - Politisi Partai Ummat, MS Kaban mengomentari soal kabar penangkapan pendakwah, Yahya Waloni atas kasus penistaan agama.

MS Kaban mantan Menteri Kehutanan Indonesia ini menyindir bahwa pisau polisi makin tajam ke 'penista', kecuali para buzzer.

"Ustadz Waloni ditangkap? Ustadz tak perlu tanda tangan materai minta maaf k
...

Semarang Banjir Jakarta Tidak, Warganet: Buzzerp Kapan Ngebacot? | 2021-02-07 06:05:21

JAKARTA, Berita HUKUM - Hujan lebat sejak Jumat malam hingga Sabtu pagi, 6 Februari 2021 membuat sejumlah kawasan di Kota Semarang dikepung banjir. Daerah yang diterjang banjir cukup besar antara lain di jalur Pantura Mangkang ke arah Jakarta, dan daerah Kaligawe menuju Demak dan Surabaya.

Dari pantauan lapangan, di Mangkang, air bah meluap dari
...

Lawan BuzzerRp, Ini Penjelasan KSPI Terkait Omnibus Law | 2020-10-07 23:05:40

JAKARTA, Berita HUKUM - Ribuan buruh, Mahasiswa dan elemen masyarakat lainya terus melakukan aksi penolakan terhadap UU Omnibus Law yang baru disahkan DPR RI.

Aksi ini digelar diberbagai wilayah di Indonesia seperti di Jabodetabek, Serang, Banten, Bandung, Batam, Makasar dan wilayah lainnya.

Pasca aksi penolakan tersebut, seperti biasa Di mas
...

Berlakukan PSBB, Anies Diserang Buzzer | 2020-09-11 10:11:49

Oleh: H. Tony Rosyid

BARU-BARU ini, presiden menyatakan 'bahwa fokus utama pemerintah adalah kesehatan'. Sepertinya, pernyataan presiden ini sebagai respon atas makin meluasnya penyebaran covid-19. Perhari di atas 3.000 orang terinveksi virus corona.

Presiden siuman, kata epidemiolog dari Universitas Airlangga Surabaya, Windhu Purnomo. Bole
...

Antara Virus Corona, Buzzer 72 M dan Nasi Padang | 2020-03-15 07:28:34

Oleh: Anton Permana

MENGANGGAP REMEH sebuah permasalahan bisa jadi bentuk dari sebuah kamuflase dari ketakutan (paranoid) yang sebenarnya. Begitu juga kiranya sikap sebuah negara kepada wabah virus corona covid 19 yang baru saja di nyatakan WHO (World Health Organization) sebagai 'pandemi' di dunia. Namun beda dengan di Indonesia. Kalau kita mel
...

Dalam Kontestasi Politik, Buzzer Dapat Predikat Negatif | 2018-10-12 17:01:50

JAKARTA, Berita HUKUM - Pegiat atau aktifis media sosial, Dimas Akbar menilai jika sesuai koridornya, buzzer atau orang yang memanfaatkan akun sosial media miliknya guna menyebar luaskan info atau dengan kata lain untuk melakukan promosi maupun iklan dari suatu produk maupun jasa pada perusahaan tertentu, ialah sebuah hal yang positif.

Namun, da
...





Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


 Berita Utama >
   
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
Prabowo sentil 'Hijau-Cokelat' jadi beking pelanggar hukum
Pidato Presiden Tunjukkan Komitmen Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi
Aliansi PHPI Sorot Kinerja Polda Metro, Proses Hukum Kasus Pelecehan Seksual 3 Wanita Tak Kunjung Tuntas
Polri Amankan 321 WNA Operator Judi Online Scam Jaringan Internasional di Kawasan Hayam Wuruk
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Untitled Document

  Berita Terkini >>
   
PDIP: Pangkalan militer asing bertentangan dengan kehendak sejarah pembentukan RI
Diminta AS mengakui Israel, begini sikap tegas Pakistan
PDIP persilakan Jokowi keliling Indonesia: Tunjukkan ijazah asli!
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
KPK Tangkap 1.880 Pelaku Korupsi Selama 22 Tahun Berdiri


Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]