Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

    Afghanistan
 
Afghanistan: Eks Presiden Ghani Minta Maaf Kabur ke Luar Negeri Demi 'Selamatkan Kabul dan 6 Juta Penduduknya' | 2021-09-10 00:18:35

AFGHANISTAN, Berita HUKUM - Mantan Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani, minta maaf kepada rakyatnya setelah melarikan diri ke luar negeri untuk mengungsi ke Uni Emirat Arab. Permintaan maaf ini muncul setelah Taliban membentuk pemerintahan baru.

"Meninggalkan Kabul adalah keputusan tersulit dalam hidup saya," ujarnya, sambil menambahkan dia men
...

Afghanistan: Qatar dan Turki Memberi Jalan Bagi Taliban untuk Unjuk Gigi di Panggung Dunia | 2021-09-05 07:51:23

AFGHANISTAN, Berita HUKUM - Tembakan perayaan Taliban terdengar di seluruh Kabul saat Barat menarik seluruh pasukannya pekan ini. Namun bila kelompok ini tetap dengan gaya militansi, Taliban akan semakin terisolasi secara global, sementara jutaan warga Afghanistan akan menghadapi masa depan yang semakin tidak jelas

Kekuatan dunia saat ini berl
...

Kesepakatan Taliban dan Trump yang Menjadi Kunci Kelompok Ini Menguasai Kembali Afghanistan | 2021-08-22 00:09:01

AFGHANISTAN, Berita HUKUM - Setelah penarikan pasukan internasional, Taliban menyapu bersih Afghanistan, dan menguasai hampir setiap kota. Jadi, mengapa Amerika Serikat sepakat meninggalkan negara itu setelah 20 tahun berperang?

Pada 2001, NATO memaksa Taliban keluar dari Kabul setelah serangan 11 September di New York dan Washington.

Nam
...

Afghanistan: Perang Selama 2 Dekade, Berikut Fakta-faktanya dalam 10 Pertanyaan | 2021-07-12 14:10:06

AFGHANISTAN, Berita HUKUM - Setelah 20 tahun berkonflik, Amerika Serikat kini menarik pasukannya dari Afghanistan.

Bagi AS dan sekutu-sekutunya, pangkalan udara Bagram merupakan pusat komando perang melawan Taliban dan al-Qaeda.

Pasukan koalisi pimpinan AS masuk ke sana pada Desember 2001, dan pangkalan udara itu dibangun jadi markas mi
...

Biden Janji Bantu Afghanistan secara Berkelanjutan di Tengah Penarikan Pasukan AS | 2021-06-28 15:59:05

AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Biden menjanjikan kemitraan AS-Afghanistan yang 'berkelanjutan', terlepas dari penarikan pasukan AS dan NATO. Namun Afghanistan harus memutuskan masa depan mereka.

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada hari Jumat (25/06) menjanjikan sebuah kemitraan "berkelanjutan" kepada para petinggi Afghanistan, bahkan k
...

Australia Diminta Tuntaskan Investigasi Kasus Pembunuhan 39 Warga Sipil Afghanistan | 2020-12-25 18:12:03

JAKARTA, Berita HUKUM - Direktur Eksekutif Imparsial, Al Araf mengatakan, Australia harus menuntaskan investigasi terhadap dugaan kejahatan pembunuhan terhadap warga sipil Afghanistan yang dilakukan prajurit pasukan khususnya di Afghanistan.

Dalam sebuah konflik bersenjata, lanjut Al Araf, Hukum HAM Internasional mengenal adanya pembedaan yakni
...

Masjid di Afghanistan Dibom Saat Shalat Jumat, Sedikitnya 62 Orang Tewas | 2019-10-20 07:45:19

AFGHANISTAN, Berita HUKUM - Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un, sedikitnya 62 orang tewas dan puluhan lainnya cedera akibat ledakan bom saat salat Jumat di sebuah masjid di Afghanistan.

Kekuatan ledakan pada insiden di Provinsi Nangarhar itu menghancurkan atap masjid, sebut sejumlah saksi mata.

Sejauh ini belum ada pihak yang mengklaim ber
...

Perang Afghanistan: AS Sepakat Tarik 5.400 Pasukan pada Perjanjian dengan Taliban | 2019-09-04 10:17:40

AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Amerika Serikat akan menarik 5.400 tentara dari Afghanistan dalam waktu 20 minggu ke depan sebagai bagian dari kesepakatan "secara prinsip" dengan kelompok milisi Taliban, kata juru runding Washington.

Zalmay Khalilzad pertama kali mengungkap perincian kesepakatan yang sudah lama ditunggu-tunggu itu dalam sebuah
...

Menhan AS Mundur, Presiden Trump 'Akan Tarik 7.000 Serdadu' dari Afghanistan | 2018-12-22 12:17:09

AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Pemerintah Amerika Serikat berencana menarik ribuan serdadu dari Afghanistan, sebut sejumlah laporan media di AS.

Beberapa pejabat yang identitasnya tidak disebutkan, mengatakan sekitar 7.000 serdadu-setengah dari seluruh tentara AS di Afghanistan-akan dipulangkan dalam beberapa bulan mendatang. Namun, sampai sej
...

Pengebom Bunuh Diri Sasar Acara Maulid Nabi Muhammad di Kabul, Puluhan Tewas | 2018-11-21 09:23:17

AFGHANISTAN, Berita HUKUM - Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un., sebuah serangan bom bunuh diri dalam acara Maulid Nabi Muhammad di Kabul, Afghanistan, menewaskan sedikitnya 50 orang.

Paling tidak 83 orang juga mengalami luka-luka pada peringatan tersebut yang turut dihadiri sejumlah ulama.

Basir Mujahid, juru bicara kepolisian Kabul, meng
...



Next Last


Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


 Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Terkini >>
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot


Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]