Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

    Kasus Wisma Atlet
 
Angie Jadi Tersangka, Sejumlah Rekannya Segera Menyusul | Friday 03 Feb 2012 16:22:24

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Angelina Sondakh sebagai tersangka dalam kasus suap pembangunan wisma atlet SEA Games XXVI/2011. Penetapannya ini merupakan pintu masuk untuk menyeret rekan lainnya yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

"Tersangka baru adalah kit
...

Ketua KPK Kembali Janji Bikin Kejutan | Thursday 02 Feb 2012 22:46:24

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad kembali berjanji akan ada kejutan pada Jumat (3/2) besok. Hal ini terkait dengan pertanyaan wartawan mengenai perkembangan penyidikan kasus korupsi wisma atlet SEA Games XXVI/2011.

Namun, Abraham menutup rapat-rapat, ketika ditanyakan mengenai adanya tersangka ba
...

Nazaruddin: Yulianis Bohong Untuk Lindungan Anas | Friday 27 Jan 2012 22:27:57

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Terdakwa Muhamad Nazaruddin menuding mantan anak buahnya, Yulianis melakukan kebohongan dalam memberikan keterangan di persidangan perkara suap wisma atlet SEA Games XXVI/2011. Hal ini dilakukan untuk melindungi Anas Urbaningrum. Satu di antara kebohongannya adalah dia mengaku tidak mengenal Anas dan istrinya, Athiyyah L ...

Yulianis Akui Tiga Mobil Angkut Uang ke Kongres Demokrat | Wednesday 25 Jan 2012 23:41:28

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Mantan Wakil Direktur Keuangan PT Permai Group, Yulianis membenarkan adanya aliran dana untuk Kongres Partai Demokrat di Bandung , Jawa Barat pada 2010 lalu. Unag itu dalam bentuk tunai dengan nilai Rp 30 miliyar, 2 juta dolar AS dan 3 juta dolar AS.

Untuk membawanya diperlukan tiga mobil dan satu mobil polisi untuk
...

Nazaruddin Sempat Suruh Yulianis Bikin KTP Palsu | Wednesday 25 Jan 2012 21:45:57

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Dalam persidangan perkara suap wisma atlet SEA Games XXVI/2011 terungkap bahwa terdakwa Muhammad Nazaruddin merancang pelarian mantan Wakil Direktur Keuangan PT Permai Group Yulianis. Hal ini dilakukannya dengan memerintahkan Yulianis membuat KTP palsu untuk paspornya.

"Bapak Nazaruddin pernah memerintahkan saya untu
...

Kubu Nazaruddin Minta Yulianis Buka Cadar | Wednesday 25 Jan 2012 14:58:21

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Persidangan perkara suap wisma atlet SEA Games XXVI/2011 dengan terdakwa Muhammad Nazaruddin kembali digelar. Sidang diawali dengan pertemuan pribadi antara Nazaruddin, Yulianis dan tim kuasa hukum Nazaruddin serta jaksa penuntut umum (JPU).

Pertemuan tersebut berlangsung tak sampai lima menit. Pertemuan hanya untuk
...

Kubu Nazaruddin Andalkan Yulianis Ungkap Peran Anas | Wednesday 25 Jan 2012 01:47:06

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Tim kuasa hukum Muhammad Nazaruddin akan berusaha membongkar kasus dugaan suap proyek wisma atlet SEA Games XXVI/2011 yang diduga melibatkan sejumlah petinggi Partai Demokrat. Untuk itu, mereka mengharapkan kehadiran Yulianis dan akan menggali keterangan penting darinya.

“Kami akan beberkan soal aliran dana fee terkai
...

Pihak Nunun Minta Berkasnya Segera ke Penuntutan | Tuesday 24 Jan 2012 02:01:17

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Komisi Pembernatasan Korupsi (KPK) diminta untuk secepatnya meningkatkan pemeriksaan kasus dugaan suap cek pelawat atas nama tersangka Nunun Nurbaetie ditingkatkan ke tahap penuntutan. “Tunggu apa lagi, sebaiknya penyidikannya segera P21,” kata kuasa hukum Nunun, Mulya Harja dalam pesan singkat yang diterima wartawan, Se ...

Mirwan Amir Bantah Pengakuan Rosa | Thursday 19 Jan 2012 20:06:41

JAKARTA BeritaHUKUM.com) – Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Mirwan Amir membantah dirinya disebut sebagai tokoh di balik sebuatan ketua besar dan bos besar terkait kasus suap wisma atlet SEA Games XXVI/2011. Justru dirinya bagu mengetahui istilah tersebut dari percakapan Mindo Rosalina Manulang lewat Blackberry Mesenger (BBM) yang disebarka ...

Anas Diminta Nazaruddin Segera Serahkan Diri | Wednesday 18 Jan 2012 23:56:00

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Tidak hanya menuding Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum menerima uang dari sejumlah proyek, bahkan Muhammad Nazaruddin memintanya untuk segera menyerahkan diri kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pasalnya, ia harus mempertanggungjawabkan semua perbuatannya yang telah merugikan negara ini.

Pernyat
...



First Previous Next Last


Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


 Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Terkini >>
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot


Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]