Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

    BPJS
 
Agar Tak Bebankan Rakyat, Peraturan Soal Denda Iuran BPJS Kesehatan Perlu Direvisi | Thursday 30 Jul 2015 18:40:42

JAKARTA, Berita HUKUM - Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra yang membidangi masalah kesehatan, Roberth Rouw meminta kepada pemerintah untuk segera merevisi peraturan yang mengatur mengenai denda keterlambatan pembayaran iuran BPJS Kesehatan.

"Sebab, pada dasarnya Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Na
...

Komisi IX Desak Pemerintah Revisi PP Jaminan Hari Tua | Monday 13 Jul 2015 12:52:35

SEMARANG, Berita HUKUM - Komisi IX DPR ‎mendesak Menteri Tenaga Kerja (Menaker), Hanif Dhakiri untuk merevisi tiga Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 44,45, dan 46 Tahun 2015 terkait Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (PP), Jaminan Pensiun (JP), Jaminan Hari Tua (JHT). Inilah bentuk pengawasan DPR terhadap hak-hak pekerja.

...

Tunjukkan Kelemahan Dewan Pengawas, Pemohon Uji UU BPJS Hadirkan Saksi | Monday 06 Jul 2015 15:01:25

JAKARTA, Berita HUKUM - Sidang pengujian Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (UU BPJS) - Perkara No. 47/PUU-XIII/2015 digelar Mahkamah Konstitusi (MK) pada Senin (6/7) siang. Sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari Pemohon ini dipimpin oleh Wakil Ketua MK Anwar Usman.

Saksi yang dihadirkan
...

Peraturan JHT Mengagetkan, Politisi Gerindra Kecam BPJS Ketenagakerjaan | Friday 03 Jul 2015 13:18:09

JAKARTA, Berita HUKUM - Perubahan mekanisme pemberian manfaat salah satu program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, yaitu Jaminan Hari Tua (JHT), membuat keresahan di masyarakat.

Sebab, para pekerja peserta BPJS Ketenagakerjaan tidak bisa mencairkan dana jaminan hari tuanya, meskipun mereka sudah menjadi anggota selama 5
...

Said Iqbal: PP Tersebut 'Inkonstitusional' Secara Proses, Kami Akan Melakukan Judicial Review | Thursday 02 Jul 2015 15:14:36

JAKARTA, Berita HUKUM - Terkait diberlakukannya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan per 1 Juli 2015, dimana manfaat program Jaminan Pensiun buruh yang kisarannya sebesar 15-40% atau 15% untuk masa kerja 10 tahun, 40% untuk masa kerja 30 tahun, dan iuran hanya 3%, serta dengan ketidakjelasan program JHT dan lainnya. Meski telah ...

Implementasi BPJS Masih Bermasalah | Monday 22 Jun 2015 12:44:29

JAKARTA, Berita HUKUM - Pelaksanaan program BPJS Kesehatan dinilai masih banyak mengalami masalah. Permasalahan dimulai dari hulu, sehingga pelaksanaan di hilir pun pasti akan menemui kendala. BPJS dan Kementerian Kesehatan dianggap belum dapat berkomunikasi dengan baik.

Demikian terungkap saat pertemuan antara Tim Kunjungan Spesifik Komisi IX
...

Anaknya Meninggal, Fery Yunizar Akan Gugat Pemerintahan Jokowi | Wednesday 10 Jun 2015 14:08:37

JAKARTA, Berita HUKUM - Meninggal dunianya Ryuji Marhaenis Kaizan, (9 bulan) yang mengidap kelainan hati atau dikenal Atresia Bilier di RSCM, pada Senin (8/6) tepat pukul 01.40 sangat disesalkan seluruh pihak, khususnya Fery Yunizar, ayah kandung Ryuji.

Terkait hal tersebut, Fery bersama kuasa hukumnya akan menggugat pemerintah karena dinilai te
...

KSPI Menuntut Pemerintah Tandatangani RPP 4 Aturan Jaminan Pensiun | Tuesday 09 Jun 2015 21:37:04

JAKARTA, Berita HUKUM - Usulan iuran Pensiun diturunkan dari usulan Pemerinth 8% dengan alasan iuran 8% atau lebih akan memberatkan dunia usaha. Sedangkan, China, Malaysia, dan Singapura menjalankan program jaminan pensiunnya dengan iuran 23 hingga 33% dari gaji. Program pensiun BPJS dianggap memberatkan, sementara, menurut kaum buruh tidak benar, ...

Aksi Demo KSPI Terkait BPJS, Menkes dan Pemerintahan Jokowi Tidak Serius dan Tidak Pro Rakyat | Thursday 28 May 2015 14:29:35

JAKARTA, Berita HUKUM - Hingga akhir Mei 2015 ini, baru 143 juta jiwa rakyat indonesia yang terakses BPJS, dan masih ada 110 juta jiwa yang belum teserap BPJS.

Dari 143 juta jiwa, baru 82 juta orang miskin yang terdaftar di BPJS Kesehatan, yang iuranya di tanggung oleh Pemerintah, artinya dari total keluarga miskin hampir 28 juta KK, atau sekita
...

Pelayanan Masih Buruk, DPR Minta Dirut BPJS Kesehatan Blusukan Ke Daerah-daerah | Thursday 28 May 2015 02:55:03

JAKARTA, Berita HUKUM - Carut marutnya pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan hingga saat ini menuai kritikan tajam dari Anggota Komisi IX DPR RI yang membidangi masalah kesehatan, Roberth Rouw.

Roberth yang berasal dari Fraksi Partai Gerindra ini meminta agar Direktur Utama (Dirut) BPJS Keseh
...



First Previous Next Last


Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


 Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Terkini >>
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot


Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]