| Korupsi Tandon Air Fiktif |
|
|
| |
| Dari Dana 5,1 Miliar, Tandon Air Fiktif Terus Diusut | Monday 07 Jan 2013 15:17:02 |
 |
MATARAM, Berita HUKUM - Kejaksaan Tinggi Mataram, Nusa Tenggara Barat terus mengusut kasus dugaan distribusi tandon air fiktif yang menurut jaksa penyidik bahwa anggarannya bersumber dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebesar Rp 5.103.600.000.
Anggaran pengadaan dan operasional fiktif yang menelan biaya Rp 630 juta ini penyidikann ...Berita Selengkapnya |
| Kejari Karawang Gagal Eksekusi Dua Koruptor | Saturday 05 Jan 2013 08:52:16 |
 |
KARAWANG, Berita HUKUM - Kejaksaan Negeri Kabupaten Karawang, Jawa Barat, gagal mengeksekusi dua orang terpidana kasus korupsi proyek jalan Badami-Pangkalan tahun anggaran 2010. Pihak Kejari kalah cepat karena kedua tersangka telah lebih dulu melarikan diri.
Dua terpidana yang gagal dieksekusi itu ialah Kabid Perencanaan Dinas Bina Marga dan Pen ...Berita Selengkapnya |
| Kejaksaan Jebloskan Ketua KPU Batam ke Penjara | Thursday 03 Jan 2013 23:33:35 |
 |
BATAM, Berita HUKUM – Kejaksaan Negeri Batam melakukan pemeriksaan selama 6 jam lebih terhadap tersangka Ketua KPU Batam Hendriyanto di Kejaksaan Negeri Batam. Usai diperiksa Hendriyanto, tersangka kasus korupsi dana hibah Pemkot Batam ke KPU Batam ini langsung ditahan, Kamis (3/1).
Hendriyanto mendapat pengawalan dari beberapa staf Kejaksaan, d ...Berita Selengkapnya |
| 2 Kali Mangkir, Bupati Kolaka Akhirnya Datangi Kejaksaan Agung | Thursday 03 Jan 2013 17:52:16 |
 |
JAKARTA, Berita HUKUM - Tersangka Bupati Kolaka Buhari Matta pukul 09:00 WIB pagi (3/1), mendatangi Kejaksaan Agung, hingga siang saat ia pergi meninggalkan gedung Kejaksaan, tak satupun kata yang ia keluarkan kepada wartawan.
Dari keterangan Kapuspenkum Kejaksaan Agung Setia Untung Ari Muladi, bahwa saat tersangka hadir, ia menolak untuk diperi ...Berita Selengkapnya |
| Bupati Kolaka Seharusnya Jadi Teladan, Wajib Datang Penuhi Panggilan Kejagung | Thursday 20 Dec 2012 14:02:45 |
 |
JAKARTA, Berita HUKUM- Tersangka Bupati Kolaka yang telah 2 kali mangkir dari panggilan Kejaksaan Agung RI (Kejagung), beralasan belum bisa hadir karena padatnya agenda kerja pemerintahan, pembangunan, pembinaan masyarakat yang telah terjadwalkan. Melalui surat bernomor 187/2753/2012 ia memberitahukan alasannya tersebut.
Dalam permasalahan ini, ...Berita Selengkapnya |
| 2 Kali Mangkir, Bupati Kolaka Malah Kirim Surat ke Kejaksaan Agung | Wednesday 19 Dec 2012 21:07:51 |
 |
JAKARTA, Berita HUKUM - Kejaksaan Agung RI untuk kedua kalinya memanggil tersangka Bupati Kolaka Buhari Matta yang ditunggu hingga malam hari tidak memperlihatkan batang hidungnya di Kejagung. Persoalan hukum yang membelitnya seakan angin lalu, Rabu (19/12).
Tersangka yang jelas telah merugikan negara sebesar Rp 24 Milyar lebih ini, malah mengir ...Berita Selengkapnya |
| Tersangka Bupati Kolaka Mangkir dari Panggilan Kejaksaan RI | Tuesday 11 Dec 2012 17:04:52 |
 |
JAKARTA, Berita HUKUM - Kejaksaan Agung Republik Indonesia telah memanggil Bupati Kolaka Buhari Matta (BM) yang hingga detik ini belum kunjung datang, Selasa (11/12). BM terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam jual beli nikel kadar rendah antara Pemkab Kolaka dengan PT Kolaka Mining Internasional.
"Tim penyidik telah mengagendakan pe ...Berita Selengkapnya |
| Mantan Bupati Nias Jadi Tersangka Korupsi Riau Airlines | Thursday 06 Dec 2012 07:58:29 |
 |
NIAS, Berita HUKUM - Kepolisian Resor Nias menetapkan mantan Bupati Nias Binahati B Baeha sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penyertaan modal pemerintah daerah ke maskapai Riau Airlines sebesar Rp 6 miliar.
Sebelumnya, Binahati B Baeha telah ditetapkan sebagai terpidana dalam kasus korupsi bantuan bencana alam tsunami dan gempa Nias pada ...Berita Selengkapnya |
| Dugaan Korupsi Nias-LEDP Senilai 8,2 juta Dollar AS akan Dilaporkan ke KPK | Thursday 29 Nov 2012 20:18:28 |
 |
NIAS, BeritaHUKUM - Front Komunitas Indonesia Satu (FKI-1) Kepulauan Nias menemukan sejumlah indikasi dugaan korupsi dalam pengelolaan dana hibah yang digelontorkan Bank Dunia dan Multi Donour Fund (MDF) melalui Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT) senilai 8,2 juta dollar AS atau sekitar Rp 73.800.000.000 (kurs Rp 9.000) pada kegiatan ...Berita Selengkapnya |
| Kejari Serang Segera Akan Mengeksekusi M Hules | Wednesday 17 Oct 2012 08:23:40 |
 |
SERANG, Berita HUKUM - Terdakwa korupsi pengadaan lahan Sistem Pertanian Terpadu (Sitandu) senilai Rp 67 miliar, M Hules, segera akan dieksekusi. Pihak Kejaksaaan Negeri (Kejari) Serang hanya tinggal menunggu tandatangan kepala Kejari untuk melaksanakan putusan Mahkamah Agung (MA) tersebut.
Pelaksanaan eksekusi M Hules, diutarakan Kepala S ...Berita Selengkapnya |
|
|