| SARA |
|
|
| |
| Pemerintah selidiki video bernuansa SARA | Saturday 25 Aug 2012 10:05:16 |
 |
JAKARTA, Berita HUKUM - Pemerintah sedang menyelidiki pengunggah video bernuansa SARA di internet.
Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto kepada wartawan mengatakan, beredarnya video tersebut dapat mencederai proses demokrasi.
"Tayangan video lewat Youtube yang berisi hasutan di masyarakat yang cenderung mengancam etnis ...Berita Selengkapnya |
| Video SARA Pilkada DKI Di-remove dari YouTube | Friday 24 Aug 2012 12:45:44 |
 |
JAKARTA, Berita HUKUM - Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bekerjasama dengan pengelola Google dan YouTube mencabut video bernuansa suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) terkait Pilkada DKI Jakarta.
"Alhamdulillah pukul 16.00 WIB, video SARA tersebut sudah di-remove dari Youtube. Hal ini sesuai dengan konfirmasi email dari pengelola ...Berita Selengkapnya |
| Megawati : Kita Betul-Betul Dikeroyok | Friday 17 Aug 2012 23:35:22 |
 |
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengeluhkan banyaknya kampanye hitam dari berbagai pihak yang diarahkan kepada pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama alias Jokowi-Ahok menjelang putaran kedua Pilkada DKI Jakarta.
Megawati mengatakan, setiap individu maupun partai politik boleh ...Berita Selengkapnya |
| Fitnah dan Kampanye Berbau SARA | Friday 03 Aug 2012 15:04:38 |
 |
- H. Boy Bernadi Sadikin, Ketua Tim Kampanye Jokowi-Basuki -
JAKARTA, Berita HUKUM - Sehubungan dengan banyaknya spanduk dukungan berbau SARA yang memberikan dukungan kepada pasangan Jokowi-Basuki yang disebarluaskan melalui handphone dan media sosial, maka bersama ini sampaikan, pernyataan sbb : Kami menyampaikan keprihatinan yang mendalam sehu ...Berita Selengkapnya |
| Ratusan Orang Bakar Komplek Ponpes di Sampang | Thursday 29 Dec 2011 22:27:38 |
 |
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) - Aksi anarkis berbau SARA terjadi di Sampang, Jawa Timur, Kamis (29/12) pagi. Ratusan orang menghancurkan komplek pesantren serta rumah yang berada di sekitarnya. Pesantren itu dituding sebagai pusat penyebaran ajaran Syiah di Madura sejak lima tahun lalu.
Ratusan petugas kepolisian Polres Sampang yang dibantu puluhan ...Berita Selengkapnya |
|
|