| COP |
|
|
| |
| Konferensi Perubahan Iklim Warsawa Hasilkan Keputusan Implementasi REDD+ | Tuesday 26 Nov 2013 21:08:26 |
 |
WARSAWA, Berita HUKUM - Konferensi PBB untuk Perubahan Iklim ke-19 (COP19 UNFCCC) di Warsawa, Polandia, berakhir Sabtu (23/11) 29 jam molor dari jadwal penutupan. Peserta alot dalam menyepakati keputusan tentang arsitektur kerangka kerja global untuk perubahan iklim pasca 2020.
COP19 UNFCCC menyepakati beberapa keputusan penting, antara lain m ...Berita Selengkapnya |
| Diperlukan Kerjasama Dengan Pihak Swasta Dalam Penanganan Perubahan Iklim | Sunday 24 Nov 2013 07:51:10 |
 |
POLANDIA, Berita HUKUM - Sektor swasta telah berperan banyak dalam memobilisasi aksi dan mempromosikan solusi pembangunan berkelanjutan, sekaligus mengurangi dampak dari perubahan iklim. Disela-sela pertemuan PBB untuk Perubahan Iklim (UNFCCC COP 19), diselenggarakan dialog antara pejabat pemerintah dengan perwakilan perusahaan swasta dan masyaraka ...Berita Selengkapnya |
| LSM: Jangan Percayai Konsep 'Batu Bara Bersih' | Monday 18 Nov 2013 22:52:39 |
 |
JAKARTA, Berita HUKUM - LSM Forum Masyarakat Sipil untuk Keadilan Iklim (CSF-CJI) dan Jaringan Advokasi Tambang mengharapkan pemerintah Indonesia tidak mempercayai konsep "batu bara bersih" yang dihasilkan KTT Perubahan Iklim di Warsawa, Polandia, beberapa waktu lalu.
"Kami menentang solusi palsu batu bara bersih dalam KTT Perubahan Iklim," kata ...Berita Selengkapnya |
| Indonesia Tuntut Komitmen Negara Maju untuk Penanganan Perubahan Iklim | Thursday 14 Nov 2013 05:50:54 |
 |
POLANDIA, Berita HUKUM - Konferensi Perubahan Iklim atau Conference of the Parties (COP) ke-19 dari Kerangka Kerja PBB untuk Perubahan Iklim (UNFCCC) di Warsawa, Polandia, secara resmi telah dibuka pada hari Senin (11/11) waktu setempat. Perundingan COP19 ini juga akan merupakan perundingan yang ke-9 dari Protokol Kyoto (CMP9). Di dalam pertemuan ...Berita Selengkapnya |
| Indonesia Berharap COP-19 Perkuat Komitmen Aksi Mitigasi Perubahan Iklim | Saturday 09 Nov 2013 15:07:15 |
 |
JAKARTA, Berita HUKUM - Delegasi Pemerintah Republik Indonesia (Delri) akan mengikuti Konferensi Perubahan Iklim atau Conference of the Parties (COP) ke-19 dari Kerangka Kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Perubahan Iklim (UNFCCC) di Warsawa, Polandia, pada (11-22/11) besok lusa. Pertemuan COP-19 ini merupakan tonggak penting dalam pembah ...Berita Selengkapnya |
| Rusia dan Jepang Tak Berkomitmen, Kanada Keluar dari Protokol Kyoto | Sunday 09 Dec 2012 17:45:01 |
 |
DOHA, Berita HUKUM - Konferensi Perubahan Iklim ke-18 dari Para Pihak UNFCCC (COP18/CMP8) di Doha, Qatar ditutup pada Sabtu (8/12) pada pukul pukul 20:00, setelah melalui negosiasi dan lobi-lobi para pihak pada hari sebelumnya.
Presiden COP18/CMP8 Abdullah bin Hamad Al-Attiyah menutup konferensi dengan beberapa keputusan penting, diantaranya me ...Berita Selengkapnya |
| Protokol Kyoto diperpanjang sampai 2020 | Sunday 09 Dec 2012 02:14:56 |
 |
QATAR, Berita HUKUM - Banjir dan kerusakan lingkungan termasuk dalam perubahan iklim.
Delegasi dalam pertemuan iklim PBB di Qatar sepakat untuk memperpanjang traktat untuk menangani perubahan iklim, Protokol Kyoto, sampai 2020.
Protokol Kyoto, yang memiliki mengikat secara legal, akan berakhir tahun ini.
Perpanjangan ini adalah langkah sem ...Berita Selengkapnya |
| Konferensi Iklim PBB di Doha, Qatar Pada 26 November Hingga 7 Desember 2012 | Monday 26 Nov 2012 23:21:17 |
 |
DOHA, Berita HUKUM - Greenpeace menyerukan pemerintah untuk membangun secara nyata terhadap perubahan iklim yang sudah mencengkeram planet ini. Dan harus mengambil tindakan segera untuk menghindari bencana pemanasan global.
Oleh sebab itu, pemerintahan Doha harus:
1. Menyetujui untuk melanjutkan Kyoto, tutup secara hukum dan mengikat emisi ga ...Berita Selengkapnya |
| COP: HAKIM Harus Berani Bela Satwa Liar | Saturday 21 Apr 2012 04:48:31 |
 |
SAMARINDA (BeritaHUKUM.com) - Jaksa menuntut 2 eksekutif PT. Khaleda Agroprima Malindo yang merupakan anak perusahaan asal Malaysia, Metro Kajang Holdings (MKH) Berhad selama 1 (satu) tahun penjara, denda 50 juta rupiah subsider 6 bulan kurungan.
Sedang 2 eksekutor lapangannya dituntut 1 (satu) tahun penjara, denda 20 juta subsider 6 bulan kuru ...Berita Selengkapnya |
| COP 17 Durban Diprediksi Berakhir Buruk | Thursday 01 Dec 2011 01:33:25 |
 |
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Pertemuan Conference of Parties/COP ke-17 yang digelar di Durban, Afrika Selatan, dikhawatirkan berakhir buruk. Pasalnya, negara-negara maju dan negara dengan pertumbuhan ekonomi tinggi, mengusulkan untuk menunda kesepakatan penurunan emisi GRK sampai dengan 2020. Sementara inisiatif Eropa menginginkan sebuah kesepakatan ...Berita Selengkapnya |
|
|