| Oleh : Bambang Soesatyo |
|
|
| |
| Sensasi Dipo Alam Menuju 2014 | Sunday 24 Mar 2013 03:27:19 |
 |
MANUVER politik Sekretaris Kabinet Dipo Alam jika tanpa dilengkapi bukti akurat, dapat disebut hanya untuk mencari sensasi menjelang 2014. Manuver tersebut juga dapat menghadirkan risiko yang bisa saja menjadi amat berbahaya bagi Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY). Tidak tanggung-tanggung, sebab taruhannya adalah mereduksi soliditas kabinet, ...Berita Selengkapnya |
| Tiga Tahun SBY-Boediono, Realitas atau Sekadar Statistik | Sunday 24 Mar 2013 03:20:24 |
 |
Masyarakat kebanyakan tidak ingin rumit dalam mengukur atau menghitung kinerja pemerintah. Ukurannya sederhana. Rakyat akan mengacu pada masalah kecukupan pangan, papan, sandang, jaminan kesehatan atau berobat murah, dan jaminan bagi pendidikan anak-anak. Masih ditambah lagi dengan pertanyaan soal asupan gizi keluarga, rasa aman atau ketertiban umu ...Berita Selengkapnya |
| Setelah Neneng Pulang | Sunday 24 Mar 2013 03:09:17 |
 |
Oleh: Bambang Soesatyo
Neneng Sri Wahyuni sudah kembali. Kini, waktunya mempercepat penyelesaian kasus-kasus korupsi yang melibatkan para tokoh penting maupun rekan-rekan mereka yang namanya sudah disebut-sebut selama ini. Lagi-lagi, KPK dituntut memberi bukti bahwa pisau hukum Indonesia masih tajam.
Sebagai negeri hukum, bangsa ini telah dib ...Berita Selengkapnya |
| Bambang Soesatyo: Komisi III Tidak Menghambat Gedung Baru KPK | Tuesday 26 Jun 2012 00:54:11 |
 |
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) - Anggota Komisi III DPR RI Bambang Soesatyo membantah pihaknya menghambat rencana KPK untuk membangun gedung baru.
"Tidak benar kalau dikatakan Komisi III DPR menghambat anggaran pembangunan gedung baru KPK. Sebaliknya, Komisi III DPR sebagai partner KPK justru sangat memahami kebutuhan-kebutuhan KPK," ujarnya saat di ...Berita Selengkapnya |
| Istana Tuntut Bamsoet Tarik Ucapannya | Tuesday 13 Sep 2011 15:06:50 |
 |
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo dituding telah mengabarkan berita bohong. Pihak Istana Kepresidanan menilai, pernyataan Bambang bahwa Sidang Pengadilan Arbitrase Internasional telah memenangkan dua pemegang saham pengendali Bank Century sangat tidak berdasar.
Staf Khusus Presiden Andi Arief men ...Berita Selengkapnya |
|
|