Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

    Myanmar
 
BKSAP Mengutuk Keras Eksekusi Junta Myanmar atas Aktivis Demokrasi | 2022-07-27 12:06:40

JAKARTA, Berita HUKUM - Junta militer Myanmar, Senin kemarin (25/7), mengumumkan telah mengeksekusi empat aktivis demokrasi. Tindakan tersebut menuai kecaman internasional yang luas, termasuk dari Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Fadli Zon.

"Saya mengutuk keras dan sangat marah at
...

Pengadilan Myanmar Jatuhkan Vonis 4 Tahun Penjara Bagi Aung San Suu Kyi | 2021-12-06 21:46:53

MYANMAR, Berita HUKUM - Dakwaan terhadap Suu Kyi termasuk niat melawan militer dan melanggar peraturan COVID-19. Ini kali pertama pengadilan Myanmar menjatuhkan vonis terhadapnya sejak kudeta 1 Februari 2021.

Pengadilan di Myanmar pada hari Senin (6/12) menjatuhkan hukuman 4 tahun penjara kepada mantan pemimpin Aung San Suu Kyi dengan tuduhan me
...

BKSAP DPR Dorong Upaya Penyelesaian Konflik di Myanmar | 2021-07-27 23:17:07

JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon menyatakan bahwa parlemen Indonesia mendukung upaya untuk mewujudkan penyelesaian konflik di Myanmar secara damai dengan diplomasi antar parlemen. Kondisi Myanmar pascakudeta militer menciptakan konflik di dalam negara tersebut dan menariknya dalam sorotan intern ...

Uni Eropa dan Inggris Jatuhkan Sanksi Baru untuk Pejabat Militer Myanmar | 2021-06-23 07:14:47

MYANMAR, Berita HUKUM - Negara-negara Barat memberi sanksi ekonomi kepada junta Myanmar agar segera menghentikan kekerasan terhadap pengunjuk rasa pro-demokrasi. Sanksi diberikan saat militer Myanmar memperkuat hubungan dengan Rusia.

Uni Eropa (UE) menerapkan sanksi baru pada pejabat tinggi junta militer yang berkuasa di Myanmar pada Senin (21/6
...

ASEAN Harus Punya Visi Baru Akhiri Aksi Brutal di Myanmar | 2021-03-18 16:31:14

JAKARTA, Berita HUKUM - Enam anggota dan mantan anggota parlemen dari Indonesia, Kamboja, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Thailand membuat resolusi bersama terkait aksi kekerasan yang dilakukan junta militer di Myanmar. Resolusi bersama tersebut meminta Pemerintah Negara-negara ASEAN untuk mengambil langkah tegas dari krisis tersebut. Mewakili I ...

Myanmar Kian Mencekam, Korban Jiwa Terus Berjatuhan | 2021-03-16 17:56:59

MYANMAR, Berita HUKUM - Sedikitnya 20 orang meninggal dalam bentrokan antara pengunjuk rasa anti-kudeta dengan pasukan kemananan pada Senin (15/3). AS sebut kekerasan yang dilakukan militer Myanmar ''tidak bermoral dan tidak dapat dibenarkan.''

Sedikitnya 20 orang menjadi korban meninggal di Myanmar pada Senin (15/03), satu hari setelah hari pal
...

Kudeta Myanmar: Aung San Suu Kyi Muncul di Pengadilan, Unjuk Rasa Terus Berlanjut | 2021-03-02 07:20:15

MYANMAR, Berita HUKUM - Aung San Suu Kyi terlihat untuk pertama kalinya sejak dia ditahan oleh kudeta militer awal Februari lalu, sementara demontran tetap melakukan unjuk rasa.

Suu Kyi, yang muncul di pengadilan melalui tautan video, tampak dalam "keadaan sehat" dan meminta untuk bertemu dengan tim kuasa hukum, kata pengacaranya.

Dia dit
...

Bentrokan dengan Pemberontak di Myanmar Tewaskan 47 Orang | Saturday 14 Feb 2015 07:54:15

MYANMAR, Berita HUKUM - Hampir 50 tentara tewas dalam konflik yang sudah berlangsung seminggu antara pasukan pemerintah dan pemberontak suku Kokang di Myanmar, lapor media pemerintah. Koran The Global New Light of Myanmar melaporkan serangan udara dilancarkan untuk mengatasi masalah di negara bagian Shan, dekat perbatasan dengan Cina.

Wartawan B
...

Myanmar Membebaskan 3.000 Narapidana | Wednesday 08 Oct 2014 09:59:57

MYANMAR, Berita HUKUM - Pemerintah Myanmar mengumumkan membebaskan lebih dari 3.000 narapidana. Pengumuman ini diberitakan oleh Menteri Informasi U Ye Htut melalui halaman Facebook-nya dengan menyebutkan Presiden Thein Sein telah memberikan pengampunan kepada mereka demi perdamaian dan stabilitas.

Wartawan BBC di Myanmar mengatakan ada indikasi
...

Batu Giok Myanmar Banyak Diselundupkan | Tuesday 15 Jul 2014 07:45:54

MYANMAR, Berita HUKUM - Myanmar merupakan salah satu negara produsen batu giok atau jade terbesar di dunia, namun karena perdagangan batu ini kini dibatasi oleh sanksi-sanksi internasional, banyak dari batu permata ini diselundupkan ke luar Myanmar.

Wartawan BBC Alex Preston yang mengunjungi pasar batu giok terbesar di dunia di Mandalay, Myanmar
...



Next Last


Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


 Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Terkini >>
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot


Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]