| Lingkungan |
|
|
| |
| Kasus Pembakalan Liar | Thursday 14 Jul 2011 21:5 |
 |
*Indonesia Pantas Masuk Guiness Book of The Record
JAKARTA-Indonesia dianggap pantas masuk Guiness Book of The Record karena kerusakan hutannya yang menacpai 1,8 juta hektar per tahun. Kasus pembalakan liar menempatkan Indonesia sebagai negara dengan daya rusak hutan tercepat di dunia.
"Kasus ini menjadikan Indonesia pantas masuk Guiness Bo ... Berita Selengkapnya |
| Simpan Shabu Dalam Bra | Thursday 14 Jul 2011 21:2 |
 |
*Pramugari Terancam Penjara Empat Tahun
JAKARTA-Pramugari sebuah maskapai penerbangan yang sudah bangkrut, berinisial WR (23) terancam hukuman empat tahun penjara. Ia didakwa menyimpan dan menggunakan narkoba jenis shabu-shabu. Demikian dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) Harsini dalam sidang perkara tersebut yang berlangsung di Pengadilan Neger ... Berita Selengkapnya |
| Rekanan Depsos Divonis Empat Tahun | Thursday 14 Jul 2011 20:2 |
 |
JAKARTA-Majelis hakim yang diketuai Albertina Ho menjatuhkan vonis empat tahun penjara terhadap Direktur Utama PT Ladang Sutera Indonesia (Lasindo) Musfar Azis. Terdakwa yang merupakan rekanan Departemen Sosial (Depsos) saat pengadaan mesin jahit 2004-2006 itu, dinilai terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi.
Selain pidana badan, majel ... Berita Selengkapnya |
| Belasan Perusahaan Asing tak Bayar Pajak | Thursday 14 Jul 2011 19:2 |
 |
JAKARTA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan belasan perusahaan asing yang tidak membayar pajak. Akibat tidak pernah membayar kewajibannya tersebut, sehingga negara terancam kehilangan pendapatan hingga Rp 1,6 triliun. Demikian dikatakan Wakil Ketua KPK Haryono Umar kepada wartawan di Jakarta, Kamis (14/7).
Bahkan, Haryono membeberka ... Berita Selengkapnya |
| Bom Dalam Ponpes | Thursday 14 Jul 2011 18:3 |
 |
*Satu Orang Jadi Tersangka
DEPOK-Kapolri Jenderal Pol. Timur Pradopo menyatakan, jajarannya masih terus melakukan pengembangan atas kasus meledaknya bom di pondok pesantren (ponpes) Umar Bin Khattab di Desa Sonolo, Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (11/7) lalu. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap sejumlah saksi, t ... Berita Selengkapnya |
| Pemerintah Wacanakan Mengontrol dan Batasi Media Sosial | Thursday 14 Jul 2011 17:4 |
 |
JAKARTA-Bukan Tifatul Sembiring bila tidak mengundang kontroversi. Setelah idenya untuk mengatur penyadapan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kandas ditentang publik, kini dia kembali mengeluarkan gagasan yang tak kalah hebohnya. Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) mengeluarkan wacana pemerintah untuk mengontrol internet termasuk media s ... Berita Selengkapnya |
| Pemerintah Didesak Evaluasi Izin Konsesi Hutan | Thursday 14 Jul 2011 17:1 |
 |
JAKARTA-Koalisi Masyarakat Sipil Penyelamatan Hutan Indonesia dan Iklim Global menantang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk segera mengkaji ulang izin pembukaan hutan dan menyempurnakan tata kelola hutan untuk memperkuat pelaksanaan moratorium dua-tahun konversi hutan yang sudah dicanangkan sejak Mei 2011. Demikian dikatakan juru kampanye poli ... Berita Selengkapnya |
| Tiara Lestari Resmi Bercerai | Thursday 14 Jul 2011 16:2 |
 |
JAKARTA-Masih ingat dengan model asal Indonesia, Tiara Lestari yang foto bugilnya menghiasi majalah Playboy Internasional? Kini, dia kembali bikin heboh. Tapi bukan lantaran foto syurnya itu, melainkan kabar perceraianya dengan sang suami, Andy Syarief.
Perceraiannya itu sudah diputus Pengadilan Agama (PA) Jakarta Selatan, baru-baru ini. Sebelu ... Berita Selengkapnya |
| Berhasil Tangkap Nazaruddin, Dapat Rp 100 Juta | Thursday 14 Jul 2011 15:5 |
 |
JAKARTA - Keberadaan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat (PD) Muhammad Nazaruddin hingga kini masih misterius. Aparat penegak hukum pun dibuat kesulitan untuk dapat menangkap dan membawanya ke proses hukum. Padahal, dia merupakan saksi kunci dibalik kasus dugaan korupsi di Sesmenpora dan Wisma Atlet Sea Games di Palembang. Kesaksiannya sangat dip ... Berita Selengkapnya |
| Patrialis Anggap Wajar Misbakhun Keluyuran | Thursday 14 Jul 2011 15:1 |
 |
JAKARTA-Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menhukham) Patrialis Akbar tidak mempersalahkan terpidana dua tahun penjara, Muhammad Misbakhun keluyuran di mal. Alasannya, mantan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu sudah mendapat asimilasi dari pejabat Direktorat Jenderal Pemasyaraktan. Hal ini dikataknnya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (14 ... Berita Selengkapnya |
|
|