| Eksekutif |
|
|
| |
| Publik Harus Tahu Kriteria Penilaian Tanda Jasa | Friday 12 Aug 2011 21:14:55 |
 |
JAKARTA-Kebijakan pemerintah yang memberikan penghargaan kepada para tokoh yang dianggap berjasa bagi negara ini, patut mendapat apresiasi. Namun, pemberian tanda jasa kepada orang tertentu, sebaiknya pemerintah menjelaskan kriteria atas kelayakan menerima penghargaan tersebut.
"Harus jelas track record serta sumbangsih terhadap bangsa dan nega ... Berita Selengkapnya |
| Kejagung Larang Jaksa Terima Parsel | Friday 12 Aug 2011 20:01:52 |
 |
JAKARTA-Menyusul telah turunnya dana tunjangan kerja (remunerasi) yang terbilang besar, Kejaksaan Agung (Kejagung) mengeluarkan larangan menerima bingkisan atau parsel dari pihak mana pun bagi seluruh jaksa. Pasalnya, bingkisan lebaran atau parsel masuk dalam ketegori gratifikasi (hadiah). Demikian kata Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Marwan ... Berita Selengkapnya |
| Ketua MA Indikasikan Tolak Rekomendasi KY | Friday 12 Aug 2011 18:35:31 |
 |
JAKARTA-Rekomendasi Komisi Yudisial (KY) mengenai adanya pelanggaran kode etik dan perilaku majelis hakim hakim yang menangani kasus Antasari Azhar, belum tentu akan ditindak lanjuti Mahkamah Agung (MA). Pasalnya, hakim dalam memutus perkara memiliki kebebasan yang dijamin dalam UU (judicial immunity).
Hal ini tersirat dari pernyataan Ketua M ... Berita Selengkapnya |
| PT DGI Sebar Suap Hingga ke Pejabat Daerah | Friday 12 Aug 2011 17:10:20 |
 |
JAKARTA-Ternyata tidak hanya kepada pejabat Kemenpora dan DPR, PT Duta Graha Indah (DGI) menebar success fee atas keberhasilannya menggarap proyek Wisma Atlet SEA Games 2011. Namun, perusahaan itu juga membagikan sejumlah uang kepada pajabat daerah yang duduk dalam komite dan panitia pengadaan pembangunan proyek tersebut.
Demikian kesaksian 12 o ... Berita Selengkapnya |
| Biaya Pesawat Pemulangan Nazaruddin Rp 4 Miliar | Friday 12 Aug 2011 14:49:09 |
 |
*Diperkirakan besok tiba di Jakarta
JAKARTA-Biaya pemulangan Nazaruddin tidak lah murah. Pasalnya, tim penjemput harus menyewa pesawat untuk membawanya dari Bogota, Kolombia ke Jakarta. Biaya sewa pesawat ini sebesar Rp 4 miliar. Biaya itu belum termasuk jasa, fee untuk landing, navigation dan lainnya.
Kini pesawat itu sudah sempat mampir k ... Berita Selengkapnya |
| Nazaruddin: Saya Jangan Dianiaya | Thursday 11 Aug 2011 23:54:44 |
 |
JAKARTA-Entah apa maksudnya, sehingga Nazaruddin harus menuliskan sebuah pesan untuk Pemerintah Indonesia. Tapi yang jelas, kemungkinan ia juga punya kekhawatiran sama dengan sebagian masyarakat Indonesia bahwa akan ‘dihabisi’ pihak tertentu.
Hal ini terlihat dari isi pesan yang ditulis dalam secarik kertas. Berikut isi pesan tersebut, “Saya ... Berita Selengkapnya |
| Kemungkinan Besok, Nazaruddin Tiba di Bandara Halim Perdanakusuma | Thursday 11 Aug 2011 22:29:53 |
 |
JAKARTA-Buron sekaligus tersangka M Nazaruddin yang tertangkap di Cartagena, Kolombia, segera pulang ke Tanah Air. Saat ini, dia bersama tim penjemput tengah dalam perjalanan ke Indonesia. Penjemput menggunakan pesawat carteran dan kemungkinan besar, Nazaruddin akan tiba di Jakarta melalui Bandara Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (12 ... Berita Selengkapnya |
| Anas Siap Buka-bukaan Dengan Nazaruddin | Thursday 11 Aug 2011 21:02:18 |
 |
JAKARTA-Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum menantang mantan Bendahara Umum Muhammad Nazaruddin untuk buka-bukan setibanya di Indonesia. Anas tidak takut memang pihak penegak hukum mengkonfrontasinya dengan Nazaruddin. "Saya siap (konfrontasi)," kata Anas kepada wartawan di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (11/8).
Anas merasa ... Berita Selengkapnya |
| Polda Metro Kerahkan Intelijen Antisipasi Aksi Teroris | Thursday 11 Aug 2011 20:14:50 |
 |
*Waspadai kemungkinan balas dendam pengikut setia Umar Patek
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) - Menyusul kedatangan tersangka teroris Umar Patek, Polda Metro Jaya langsung meningkatkan fungsi intelijen keamanan dan reserse. "Terkait kedatangan Umar Patek yang sudah dideportasi, kami langsung tingkatkan fungsi keamanan dari petugas yang tidak berserag ... Berita Selengkapnya |
| Komite Etik Khawatir Nasib Nazaruddin Seperti Munir | Thursday 11 Aug 2011 01:21:07 |
 |
JAKARTA-Meski telah ditangkap dan segera dipulangkan ke Tanah Air, Komite Etik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) justru mengkhawatirkan keselamatan Muhammad Nazaruddin. Pasalnya, dia bisa bernasib sama seperti almarhum aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Munir yang tewas diracun di pesawat.
Hal ini bisa saja menimpa Nazaruddin, saat berada di pesaw ... Berita Selengkapnya |
|
|