Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

    White Crime
 
Pemalsuan Administrasi, Modus Terbesar Mafia Anggaran | Monday 22 Aug 2011 01:18:46

JAKARTA-Indonesia Budget Centre (IBC) mengindentifikasikan ada enam celah yang memungkinkan terjadinya mafia anggaran di dalam legislatif dan eksekutif. Diduga ada 63 anggota DPR yang diduga terlibat perbuatan korupsi itu yang berlangsung sejak 1999. Sebagian besar atau 52 persen terkait kebijakan anggaran dan pemalsuan administrasi.

"Kasus Naz
...

Kasus Nazaruddin, Ujian Integritas dan Komitmen SBY | Sunday 21 Aug 2011 05:52:18

MEDAN-Integritas Presiden Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sedang di uji. Hal ini terkait dengan komitmennya dalam upaya mempercepat pemberantasan korupsi. Kasus M Nazaruddin merupakan tantangan terberat dari komitmennya tersebut.

"SBY dalam kedudukannya sebagai Presiden maupun Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, publik tengah menunggu l
...

Tim Khusus Polri Buru Istri Nazaruddin | Sunday 21 Aug 2011 04:55:08

*Red notice sudah dikirimkan markas Interpol

JAKARTA-Mabes Polri resmi menetapkan istri M Nazaruddin, Neneng Sri Wahyuni sebagai buron Interpol. Hal itu menyusul, telah dilengkapinya data mengenai Neneng kepada Polri untuk dimasukan dalam red notice (daftar pencarian orang). Kini, dia resmi masuk dalam pencarian polisi internasional.

Atas ha
...

Nazaruddin Kecewa SBY tak Gubris Suratnya | Saturday 20 Aug 2011 22:19:27

JAKARTA-Muhammad Nazaruddin kecewa, menyusul surat permohonannya kepada Presiden Susilo Yudhoyono tidak digubris. Padahal, dirinya sangat berharap SBY yang merupakan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat itu dapat mengabulkan permohonannya tersebut.

“SBY seharusnya memenuhi permintaan Nazaruddin. Apalagi SBY dalam kasus Bibit dan Chandra telah
...

Polri tak Berani Sentuh Dalang Pemalsu Surat MK | Saturday 20 Aug 2011 20:29:58

JAKARTA-Penetapan mantan panitera pengganti Mahkamah Konstitusi (MK), Zaenal Arifin Hoesein sebagai tersangka kasus pemalsuan surat putusan lembaga konstitusi itu, menandakan Polri kurang serius menangani perkara ini. Pasalnya tim penyidik Bareskrim sama sekali belum menyentuh pelaku utama atau dalangnya.

Demikian dikatakan anggota Panja Mafia
...

Puluhan Tokoh Dorong SBY Perangi Koruptor | Saturday 20 Aug 2011 19:58:07

JAKARTA-Sebanyak 29 tokoh nasional dari kalangan akademisi, politisi, pengamat, dan aktivis LSM, mengatasnamakan rakyat Indonesia, Sabtu (20/08) mendorong agar Presiden SBY melakukan langkah nyata dalam memerangi koruptor.

29 tokoh tersebut menegaskan mendukung penuh langkah Presiden SBY untuk melindungi negara Indonesia dari serangan balik dari
...

Demokrat Akui Tersandera Aksi Bungkam Nazaruddin | Saturday 20 Aug 2011 19:36:55

JAKARTA-Partai Demokrat akhirnya mengakui bahwa aksi diam Muhammad Nazaruddin membuat Partai Demokrat tersandera. Pasalnya, banyak elite partai itu yang dituding Nazaruddin ikut terlibat dalam kasus suap Wisma Atlet. Apalagi ditambah dengan tudingan sejumlah pejabat KPK bertemu dengan beberapa petinggi Demokrat. Hal ini tentunya memperburuk opini ...

Mahfud: Jangan Turuti Nazaruddin Untuk Barter Kasus | Saturday 20 Aug 2011 19:21:18

YOGYAKARTA-Sikap tersangka kasus dugaan suap pembangunan Wisma Atlet SEA Games 2011 M Nazaruddin untuk membarter hukuman tidak bisa dilakukan. "Jika istrinya sudah menjadi tersangka, Nazaruddin tidak bisa melakukan barter hukuman," kata Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD di Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Sabtu (20/8).

Menurut dia, seperti
...

KPK Harus Sebutkan Siapa yang Mengintervensi | Saturday 20 Aug 2011 18:18:53

JAKARTA-KPK diminta terbuka dalam menyebutkan pihak yang melakukan intervensi. Keterbukaan ini sangat penting untuk memastikan KPK tidak terjebak dalam permainan isu politik. “KPK harus membuka siapa saja yang mengintervensinya. Sehingga intervensi dapat dicegah sejak dini,” kata pengamat politik UGM Arie Sudjito ketika dihubungi dari Jakarta, Sabt ...

Nazaruddin Menakjubkan Tapi Penuh Tipu Daya | Saturday 20 Aug 2011 14:43:12

JAKARTA-Budayawan Taufik Ismail mengaku sedih dengan kasus yang menimpa mantan bendahara umum DPP Partai Demokrat M Nazaruddin. Padahal, ia mengakui bahwa Nazaruddin telah melakukan tipu daya. "Apalagi dengan tipu daya yang sangat berliku-liku," ujar Taufik, usai mengisi acara yang berlangsung di kampus UI, Depok, Sabtu (20/8).

Keprihatinan pria
...



First Previous Next Last


Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


 Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

  Berita Terkini >>
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031


Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]