Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

    Politik
 
Putuskan PAW Anggota DPR RI, KPU Jangan Tabrak Aturan | Tuesday 06 Sep 2011 13:24:21

Komisi Pemilihan Umum (KPU) hingga kini belum juga memutuskan siapa pengganti antar waktu (PAW) anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) DPR Rudi Sukendra Sindapati. Padahal, ketentuan serta mekanisme dalam aturan yang sudah ada.


JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Berdasarkan data yang dihimpun BeritaHUKUM.com, masalah ini ditemui atas pengganti
...

Rektor UI tak Mau Disalahkan | Monday 05 Sep 2011 22:40:09

*Pemberian gelar HC kepada Raja Arab Saudi berbuntut pelengserannya

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Kisruh di tubuh UI terkait pemberian gelar doktor honoris causa (HC) kepada Raja Abdullah, makin berkepanjangan. Rektor UI, Gumilar Rosliwa Somantri tak mau disalahkan sepenuhnya atas pemberian gelar tersebut.

Menurut Gumilar, pemberian gelar HC y
...

Kemungkinan Hanya Tiga Parpol Lolos Verifikasi | Monday 05 Sep 2011 18:48:28

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) - Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) memperkirakan hanya tiga partai politik yang akan lolos seleksi verifikasi. Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (Dirjen AHU) Kementerian Hukum, Aidir Amin Daud mengatakan pihaknya memberikan kesempatan untuk parpol yang belum melengkapi kelengkapan administrasi s ...

SBY Harus Nonaktifkan Muhaimin Iskandar | Monday 05 Sep 2011 18:40:16

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) harus menonaktifkan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar dari jabatannya. Hal ini untuk mempermudah pemeriksaan yang akan dilakukan Komisi Pemberantasan (KPK).

“Sebaiknya Presiden SBY menonaktifkan Muhaimin dari jabatannya terlebih dahulu, guna
...

Presiden SBY Didesak Copot Patrialis Akbar | Thursday 01 Sep 2011 20:32:47

*Dikenal perhatian terhadap koruptor dan rajin memberikan remisi

JAKARTA (BeritaHUKUM.com) - Mantan Menteri Kehakiman Muladi menolak pemberian remisi (pemotongan masa pemidanaan) kepada narapidana (napi) untuk kasus korupsi dan terorisme. Pasalnya, kedua jenis tindak pidana itu adalah kejahatan luar biasa (extra ordonary crime) yang merusak
...

Pemilu 2014 Rawan Intervensi Parpol | Monday 29 Aug 2011 23:36:02

JAKARTA-Penyelenggaraan pemilu pada tahun 2014 mendatang diprediksi lebih rawan mendapat intervensi dari partai politik. Pasalnya, dalam RUU Penyelenggara Pemilu yang tengah dikerjakan DPR bersama pemerintah, terlalu banyak pasal yang mengatur campur tangan parpol.

"Kalau dilihat dari draf, dan pasal-pasal yang sudah disetujui, semuanya dikasi
...

Muhaimin Diminta Mundur dari Menakertrans | Friday 26 Aug 2011 22:03:43

*Dianggap gagal, karena tak bisa memimpin instansinya dengan bersih dan bebas korupsi

JAKARTA-Tertangkapnya dua pejabat Kemenakertrans sudah cukup membuktikan Muhaimin gagal menjalankan tugasnya memimpin kementerian tersebut. Tanpa diminta pun seharusnya dia mundur dari kursinya tersebut. Demikian kata Ketua Komisi IX DPR Ribka Tjiptaning kepa
...

Kemelut Wadah Tunggal Advokat, Ketua MA Sangkal Tudingan KAI | Friday 26 Aug 2011 17:14:21

JAKARTA-Ketua Mahkamah Agung (MA) Harifin Andi Tumpa membantah jika pihaknya telah setuju mencoret Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) sebagai wadah tunggal advokat. Untuk membuktikan omongannya itu, dia bersedia untuk menyerahkan piagam asli penandatanganan wadah tunggal advokat yang diminta oleh Kongres Advokat Indonesia (KAI).

"Justru Ind
...

Pemilu 2014 Harus Gunakan Sistem Elektronik | Friday 26 Aug 2011 00:20:09

JAKARTA-Centre for Electoral Reform (Cetro) mengusulkan, agar sistem Pemilu 2014 berbasis elektronik. Dengan sistem itu, pemilu akan efisiensi dan efektifitas, karena pemungutan suara tidak lagi memerlukan surat suara. Sehingga biaya percetakan surat suara, distribusi, dan anggaran bagi panitia pemungutan suara (PPS), serta tempat pemungutan suara ...

Panja Mafia Hukum Kecewa Atas Kinerja Polri | Thursday 25 Aug 2011 22:20:59

JAKARTA-Penetapan tersangka kasus pemalsuan surat Mahkamah Konstitusi (MK) Zainal Arifin Hoesein yang dilakukan bareskrim Polri, dianggap tidak profesional. Hal ini pun mengundang rasa kecewa sejumlah anggota Panja Mafia Pemilu DPR. Zainal yang melaporkan dugaan pemalsuan tanda tangan dirinya itu, justru malah ditetapkan sebagai tersangka.

"Ka
...



First Previous Next Last


Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


 Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

  Berita Terkini >>
   
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo


Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]