| Pidana |
|
|
| |
| Umar Patek Urung Diadili di Bali | Friday 16 Dec 2011 22:58:46 |
 |
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Umar Patek urung disidangkan di Bali. Berkas perkara terdakwa pemalsuan dokumen serta aksi bom Natal 2000 dan Bom Bali I 2002 itu akan diadili di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat dalam dua pekan mendatang.
Hal ini menyusul Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Barat telah menyatakan lengkap (P21) atas berkas Umar ... Berita Selengkapnya |
| Terdakwa Kasus Surat Palsu MK Dituntut 1,5 Tahun Bui | Thursday 15 Dec 2011 22:28:47 |
 |
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Mantan juru panggil Mahkamah Konstitusi (MK) Masyhuri Hasan dituntut 18 bulan atau 1,5 tahun penjara. Terdakwa dinilai terbukti bersalah, karena terbukti melakukan kasus pemalsuan surat MK. Demikian tuntutan yang disampaikan JPU Agus Prastowo dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan negeri (PN) Jakarta Pusat, Kam ... Berita Selengkapnya |
| Ipar Malinda Dee Akui Pernah Ditransfer Rp 1 Miliar | Wednesday 14 Dec 2011 19:20:43 |
 |
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Terdakwa Ismail Bin Janim pernah menerima transfer dari kakak iparnya, Inong Malinda alias Malinda Dee sebesar Rp 1 miliar. Transfer itu dianggapnya wajar, karena Malinda sering transfer uang ke rekening miliknya. Dirinya pun tidak pernah bertanya kepada Malinda mengenai asal-usul uang tersebut.
"Saya sungkan untuk m ... Berita Selengkapnya |
| Hakim Tunda Tuntutan Terdakwa Surat Palsu MK | Thursday 08 Dec 2011 18:53:34 |
 |
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Majelis hakim harus menunda sidang perkara dugaan surat palsu Mahkamah Konstitusi (MK) dengan agenda pembacaan tuntutan hukum terhadap terdakwa Masyhuri Hasan. Hal ini disebabkan, jaksa penuntut umum (JPU) I Ketut Winawa belum siap dengan tuntutannya tersebut.
Dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri ... Berita Selengkapnya |
| Malinda Dee Kirim Dana Nasabah Untuk Modal Perusahaan | Wednesday 07 Dec 2011 15:48:01 |
 |
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Perkara dugaan dugaan pembobolan dana nasabah Citibank Gold dan pencucian uang dengan terdakwa Inong Malinda alias Malinda Dee kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Rabu (7/12). Sedang kali ini beragendakan pemeriksaan para saksi.
Salah satu dari lima saksi yang dihadirkan adalah Direktur PT. Sarw ... Berita Selengkapnya |
| Andhika Tidak Tahu Jabatan dan Gaji Malinda | Monday 05 Dec 2011 18:43:42 |
 |
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Terdakwa Andhika Gumilang alias Juan Fererro menikah secara siri dengan Inong Melinda alias Malinda Dee, setelah tiga bulan setelah berkenalan. Hal ini tepatnya pada 15 Agustus 2009. Namun, meski tinggal serumah dengan Malinda, Andhika tidak mengetahui jabatan serta jumlah penghasilan yang didapatkan istri sirinya itu.
... Berita Selengkapnya |
| Arsyad Sanusi Ubah Draf Surat MK | Thursday 01 Dec 2011 20:31:32 |
 |
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Konspirasi dalam pembuatan surat palsu Mahkamah Konstitusi (MK) makin terkuak. Satu di antaranya peran mantan hakim konstitusi Arsyad Sanusi yang membuat draf pengubahan surat bernomor 112/PAN.MK/2009 tertanggal 14 Agustus 2009.
Surat ini, berisi tentang penjelasan yang tidak sesuai dengan putusan MK Nomor 84/PHPU.C/ ... Berita Selengkapnya |
| Tiga Anak Buah Malinda Dee Terancam 15 Tahun Bui | Wednesday 30 Nov 2011 20:21:01 |
 |
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menggelar sidang perdana bagi tiga terdakwa perkara pembobolan dana nasabah Citigold Citibank. Mereka merupakan mantan anak buah Inong Melinda alias Malinda Dee. Ketiganya dianggap membantu aksi yang dilakukan bekas bosnya tersebut.
Terdakwa Dwi Herawati binti Harno Wijoyo yang p ... Berita Selengkapnya |
| Kredibilitas MK Tercoreng Akibat Kasus Surat Palsu | Tuesday 29 Nov 2011 20:38:31 |
 |
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Persidangan kasus pemalsuan surat Mahkamah Konstitusi (MK), dengan terdakwa mantan Staf Panggil MK, Mashyuri Hasan kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Selasa (29/11). Sidang tersebut mendengar keterangan saksi meringankan, yakni hakim MK Akil Mochtar.
Dalam keterangannya, Akil menyatakan bahwa sur ... Berita Selengkapnya |
| Umar Patek Akui Palsukan Identitas Istrinya | Monday 28 Nov 2011 17:34:44 |
 |
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Suami terdakwa Ruqayyah binti Husein Luceno alias Fatimah Zahra (31), Umar Patek (41) secara terus terang mengakui bahwa dirinya bertanggung jawab atas semua data palsu yang tercantum di paspor istrinya. Data palu itu diberikan untuk pengurusan paspor di Kantor Imigrasi Jakarta Timur pada Juli 2009.
Pengakuan Umar Pat ... Berita Selengkapnya |
|
|